Jelang Tahun Baru, Ratusan Miras dan Belasan Ribu Petasan di Gowa Dimusnahkan

878 botol minuman keras dari berbagai merek ditambah miras lokal yang disebut ballo sebanyak 100 liter serta 17.567 petasan, disita jajaran Polres Gowa dalam operasi cipta kondisi selama lima hari terakhir ini. Selain itu juga ada disita 125 knalpot modifikasi sepeda motor.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Jelang Tahun Baru, Ratusan Miras dan Belasan Ribu Petasan di Gowa Dimusnahkan
Pemusnahan ratusan miras di Gowa. ©2018 Merdeka.com

878 botol minuman keras dari berbagai merek ditambah miras lokal yang disebut ballo sebanyak 100 liter serta 17.567 petasan, disita jajaran Polres Gowa dalam operasi cipta kondisi selama lima hari terakhir ini. Selain itu juga ada disita 125 knalpot modifikasi sepeda motor.

"Jelang Natal lalu telah disita sejumlah miras, petasan. Dan selama lima hari kemudian digelar lagi operasi cipta kondisi jelang perayaan malam pergantian tahun. Hari ini kita musnahkan," kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga kepada wartawan di Mapolres Gowa, Kamis (27/12).

Pemusnahan ini dilakukan dengan cara memecahkan botol-botol miras, memotong knalpot modifikasi menggunakan gerinda dan menyirami air pada petasan.

Shinto menambahkan, ribuan petasan yang disita itu diambil dari toko-toko eceran dan toko besar. Berdasarkan UU Bunga Api tahun 1939, yaitu bagi petasan yang diameternya lebih dari 2 sentimeter maka harus memiliki izin. Dan yang disita ini di antaranya karena diameternya lebih dari 2 cm dan tanpa izin.

"Kegiatan pemusnahan barang bukti hari ini disaksikan unsur Forkopimda adalah salah satu komitmen kita bahwa jelang akhir tahun tetap menjaga keamanan dan menghindari adanya miras, petasan serta lainnya yang bisa mengganggu ketertiban dalam perayaan malam pergantian malam tahun baru nanti," lanjut Shinto.

Adapun Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo dalam kesempatan yang sama mengatakan, dukung penuh apa yang dilakukan jajaran Polres Gowa untuk menciptakan dan mengamankan perayaan malam pergantian tahun baru nanti.

"Dan kepada warga kita minta untuk tidak merayakan malam tahun baru dengan uforia berlebihan. Lebih baik memperbanyak doa dan zikir supaya Kabupaten Gowa tetap aman dan kondusif serta masyarakatnya kian sejahtera, jauh dari bencana," terang Adnan Purictha.

Rekomendasi