Wali Kota Depok Mohammad Idris mendatangi rumah korban tsunami Banten di Ratujaya, Pancoran Mas, Depok. Korban adalah Yayah Nuryanah (34) dan dua anaknya yaitu Khairul Azzam (11) dan M Zubair (4).
Satu keluarga itu dimakamkan di pemakaman dekat rumah duka. Sementara sang ayah, Ahmad Kohatudin selamat dari bencana tersebut.
"Mereka ini satu keluarga. Yang menjadi korban adalah istri dan dua anaknya," kata Idris, Senin (24/12).
Pemkot Depok mengirimkan relawan ke Pandeglang untuk membantu korban tsunami. Bantuan yang dikirimkan berupa satu unit ambulans dan empat personel PMI Kota Depok. Di sana tim akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.
"Saya langsung memberikan arahan kepada PMI dan juga Pemadam Kebakaran Kota Depok untuk mengirimkan satu kendaraan operasional, satu ambulans dan 12 personel untuk berperan aktif membantu evakuasi korban tsunami. Bantuan itu berangkat hari ini (24/12) untuk membantu melakukan proses evakuasi di lokasi bencana," tukasnya.
Idris mengucapkan duka mendalam kepada para korban. Dia pun juga menjenguk sejumlah korban yang masih dirawat di RS di Depok.
"Sekali lagi saya ucapkan bela sungkawa atas korban tsunami di Pantai Anyer, Banten, dan Lampung pada Sabtu (22/12). Saya juga mengajak warga Depok mendoakan korban agar keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kekuatan," tutupnya.