Siang Bolong Kelabuhi Satpam Sekolah, Ramos dan Iwan Embat Laptop Guru

Dedi melanjutkan, untuk melancarkan aksi kejahatan kelompok asal Lampung ini, berbagi peran. Satu pelaku diantaranya, bertugas bercengkrama dengan petugas keamanan sekolah.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Siang Bolong Kelabuhi Satpam Sekolah, Ramos dan Iwan Embat Laptop Guru
Rilis kasus pencurian laptop di Tangerang. ©2018 Merdeka.com/Kirom

Ramos (27) dan rekannya Iwan (31), akhirnya dibekuk SatReskrim Polres Metro Tangerang Kota, setelah berhasil menilap belasan komputer jinjing milik dua sekolah di Tangerang.

Aksinya, terungkap, saat tindak pidana pencurian kali keduanya yang mereka lakukan itu, terekam kamera CCTV sekolah.

"Komplotan ini sengaja mengincar sekolah di jam siang, biasanya di jam segitu kegiatan belajar mengajar (KBM) lengang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Deddy Supriadi, Jumat (21/12) di Mapolres Metro Tangerang.

Polisi lanjut Dedi, juga masih memburu rekan pelaku, J, yang sama-sama melancarkan aksi kejahatan itu di dua sekolah di Tangerang.

Dedi melanjutkan, untuk melancarkan aksi kejahatan kelompok asal Lampung ini, berbagi peran. Satu pelaku diantaranya, bertugas bercengkrama dengan petugas keamanan sekolah.

"Satu pelaku mengajak satpam sekolah berbincang, agar aksi rekannya yang sudah di dalam sekolah tak terawasi," terang Dedi.

Deddy melanjutkan, komplotan tersebut pertama melakukan aksinya pada (11/11) pada kantor Yayasan Cahaya, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Setelah mulus, pada pencurian pertamanya, pelaku kembali melancarkan aksinya pada (16/12) di SMPN 1 Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, sekira pukul 11.50.

"Dari pengakuan tersangka mereka baru tiga kali beraksi di Tangerang dan memang sengaja memilih waktu siang hari karena mengangap semua sedang lalai," jelas Deddy.

Berdasarkan hasil penyelidikan, ini komplotan pelaku ini merupakan jaringan dari Bandar Lampung.

Keduanya terpaksa diberikan tindakan tegas, karena berusaha melawan saat dilakukan pengembangan.

"Sasaran mereka memang sekolah yang ada tingkat TK, SD, mau pun SMP hingga SMA," terang Deddy.

Rekomendasi