PT Lion Air Group memastikan tak ada pembatalan (refund) dan perubahan jadwal (reschedule) berlebihan oleh penumpang setia Lion Air Group usai insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Karawang, Senin (29/10) kemarin.
Corporate communication and strategis PT Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menuturkan, adanya refund dan reschedule oleh penumpang Lion Air adalah hal biasa.
"Enggak ada yang berlebihan, kalau refund atau reschedule itu biasa. Semua maskapai pasti ada itu," ucap dia, Rabu (31/10).
Menurut Danang, penerbangan grup Lion Air meliputi Batik Air, Lion Air, Wings Air masih dalam kondisi normal. "Tetap normal, enggak ada pengaruh signifikan," katanya.
Dia memastikan setiap harinya, Lion Air masih melakukan penerbangan rutin ke seluruh rute di Indonesia sebanyak 670 penerbangan.
"On flight domestik masih sama, 670 flight per hari, jadi tetap normal kami melayani semua rute on schedule," ucap dia.