Banyak Pemerintah daerah saat ini mulai terbuka dan menerima pengaduan dari masyarakat. Mereka membuka jalur pengaduan. Apalagi semenjak berkembangnya media sosial dengan kecanggihan teknologi.
Rata-rata bentuknya aplikasi. Pengaduan berbasis online ini diharapkan memudahkan masyarakat melaporkan setiap masalah yang terjadi di wilayah dan dengan cepat juga dicarikan solusinya. Seperti apa jalur pengaduan itu, berikut kami rangkum dari empat pemda terkait kontak pengaduan, Kamis (20/9):
Advertisement
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program aduan masyarakat yang diberi nama Jabar Quick Response. Jabar Quick Response adalah sistem aduan warga yang bersifat kemanusiaan dan darurat. Bentuknya aplikasi.
Lewat Jabar Quick Response, warga Jabar juga bisa melaporkan melalui nomor 08111357777 atau menggunakan media sosial seperti Twitter, Facebook dan Instagram.
Advertisement
Qlue adalah aplikasi yang dapat digunakan warga untuk melaporkan peristiwa yang terjadi di Jakarta, seperti banjir, tindak kriminal, kebakaran, dan lain sebagainya. Melalui aplikasi ini, laporan atau keluhan warga akan direspon oleh pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti. Qlue merupakan bagian dari program Jakarta Smart City (Kota Cerdas) yang diluncurkan pada 15 Desember 2015.
Namun pengaduan masyarakat melalui aplikasi qlue sudah menurun, hal ini diungkapkan Sandiaga Uno saat menjadi wakil gubernur DKI. Sandi mengatakan masyarakat memiliki pilihan pengaduan melalui media sosial milik Pemprov. "Namun, jujur aja, karena ini gubernur dan wagub zaman now agak turun laporan melalui Qlue, itu harus diakui. Dan kita ingin masyarakat tahu bahwa ada reporting melalui Qlue ada melalui e-mail, ada melalui SMS ada melalui website ada melalui sosmed lainnya," jelas Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/2).
Advertisement
Pengaduan masyarakat secara online juga diaplikasikan di tingkat Kabupaten dan Kota. Salah satunya Pemerintah Kota Tanggerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) memiliki layanan Sistem Informasi Manajemen Jalan dan Jembatan (Simanja) dalam bentuk aplikasi mobile.
Melalui Simanja ini, masyarakat Tangsel bisa melaporkan permasalahan terkait infrastruktur yang menjadi tugas pokok dan fungsi DPU Kota Tangsel.
Advertisement
Kota Jambi juga memiliki apliskasi berbasis online yang diberi nama Public Complaint Information System Applications Jambi City atau Aplikasi Pengaduan Masyarakat Kota Jambi Berbasis Online (SiKesal). Dengan aplikasi ini akan memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan-keluhan kepada Pemkot Jambi.
Masyarakat bisa langsung mengunggah foto dari tempat lokasi pengaduan dalam wilayah Kota Jambi. Pengaduan masyarakat tersebut dalam waktu singkat akan segera ditanggapi instansi terkait.