10.000 personel gabungan Polri-TNI akan diterjunkan mengamankan pergelaran Asian Para Games 2018. Asian Para Games itu akan digelar di Jakarta pada tanggal 6 hingga 13 Oktober mendatang.
"Di balik kita konsolidasi, kita juga menyiapkan untuk pelaksanaan pengamanan Asian Para Games yang direncanakan pada tanggal 6 sampai 13 Oktober. Kekuatan yang kita libatkan kurang lebih 10 ribu (personel), di backup oleh Pangdam Jaya untuk melaksanakan pengamanan Asian Para Games," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/9).
Menurut Idham, pertandingan Asian Para Games hanya digelar di Jakarta. Di mana hanya 14 cabang olahraga yang di lombakan.
"(Pola pengamanan) Sedikit agak berubah. Karena venue di lingkungan GBK enggak di beberapa venue, kalau kemarin ada 34 venue di Palembang, Bandung kemudian Banten. Kalau sekarang fokus sekitar GBK. Atlet dan official yang datang juga enggak banyak. Kemudian cabor enggak banyak, kalau saya nggak salah 14," bebernya.
Atas akan dilaksanakan, Idham meminta masyarakat turut membantu menjaga keamanan. "TNI dan Polri dalam hal ini Kodam Jaya dan Metro Jaya bersinergi untuk lakukan pengamanan maksimal. Mohon doa restu dari kawan-kawan media," pungkas Idham.
Di tempat yang sama, Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Joni Supriyanto mengatakan, Polri dan TNI telah memiliki pengalaman saat mengamankan Asian Games 2018. Sehingga, hal itu akan menjadi pelajaran agar lebih baik untuk amankan Asian Para Games.
"Yang jelas kemarin pelajaran bagus kita amankan Asian Games. Sehingga Ini jadi langkah awal dan kegiatan yang bagus bagi kita ke depan untuk lakukan kerjasama dan tugas dari awal. Sekali lagi kita harapkan dukungan dari masyarakat Jakarta, pers bagaimana visi misi yang diembankan untuk kami negara ini bisa berjalan sukses," kata Joni.