KPU tetapkan Bima Arya-Dedie Rachim Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menetapkan pasangan Bima Arya Sugiarto-Dedie A Rachim sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih periode 2019-2023. Penetapan tersebut berdasarkan surat keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), serta hasil pleno KPU Kota Bogor tanggal 5 Juli 2018.

Radeva Pragia Bempah.
Oleh Radeva Pragia Bempah. - Reporter
KPU tetapkan Bima Arya-Dedie Rachim Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor
Bima Arya kunjungi pelaku penyerangan busnya. ©2018 Merdeka.com/Radeva

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menetapkan pasangan Bima Arya Sugiarto-Dedie A Rachim sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih periode 2019-2023. Penetapan tersebut berdasarkan surat keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), serta hasil pleno KPU Kota Bogor tanggal 5 Juli 2018.

Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna mengatakan, berdasarkan ketentuan, Bima Arya-Dedie Rachim akan dilantik tanggal 6 Juli 2019.

"Sudah selesai dilaksanakan berita acaranya tadi. Kemudian SK atau penutupan tentang pasangan calon terpilih di DPRD akan disampaikan ke gubernur," ucap Undang dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Kamis (26/7).

Undang menjelaskan, Bima-Dedie yang diusung PAN, Demokrat, Hanura, Golkar dan NasDem berhasil meraih suara sebanyak 215.708.

Sementara, posisi kedua ditempati pasangan nomor urut satu, Achmad Ru'yat-Zaenul Muttaqin yang diusung PKS, PPP dan Gerindra. Mereka memperoleh suara sah sebanyak 153.407.

Sementara, Dadang Danubrata-Sugeng Tegus Santoso yang diusung PDIP dan PKB, berada di urutan ketiga dengan 63.335 suara.

Posisi terakhir ditempati pasangan nomor urut dua, Edgar Suratman-Sefwelly Gynanjar. Paslon satu-satunya yang maju lewat jalur independen itu hanya mampu meraih suara sebanyak 61.871.

"Dengan demikian seluruh rangkaian tahapan pemilihan wali dan wakil wali kota sudah selesai," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota terpilih, Dedie Rachim, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas penetapan tersebut

"Saya mewakili Pak Bima yang sedang bertugas ke Kalimantan Utara mengucapkan sangat berterima kasih kepada semua unsur yang terlibat, mulai aparat TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan semuanya sudah menjaga kondusifitas Pilkada ini dengan damai dan nyaman. Semoga ini bisa terus terjaga hingga Pilpres 2019 mendatang," ungkap Dedie.

Ia juga mengingatkan, KPU, Panwaslu, TNI- Polri masih punya pekerjaan rumah yang cukup penting ke depan, yaitu terkait dengan Pileg dan Pilpres 2019.

"Untuk itu, kita harus dukung semua, mudah-mudahan kondisinya sama dengan Pilkada 2018 yang berlangsung secara damai, aman, nyaman dan kondusif," tutup dia.

Rekomendasi