Zohri belum jawab tawaran masuk TNI AD

Menurut Denny, keputusan tentunya ada pada Zohri. Terlebih, banyak pihak yang juga memberikan apresiasi dalam bentuk kemudahan masuk dunia pekerjaan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Zohri belum jawab tawaran masuk TNI AD
Zohri. ©2018 Lehtikuva/Kalle Parkkinen via REUTERS

Pelari muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri berhasil merebut emas usai menjadi yang tercepat di nomor 100 meter pada kejuaraan Dunia Atletik (IAAF) U-20 di Tampere, Finlandia, Rabu 1 Juli 2018. TNI AD pun memberikan apresiasi dengan kemudahan masuk menjadi prajurit negara.

Kadispenad Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh menyampaikan, pihaknya akan segera menemui Zohri setelah kepulangannya melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa 17 Juli 2018 sekitar pukul 23.00 WIB malam kemarin.

"Kita tawarkan, kita datangi, bersedia mau masuk atau bagaimana? Setelah itu dia dipersiapkan. Kalau dia menyampaikan tidak bersedia, ya tidak," katanya di Gedung Kartika Media Center Dispenad, Jalan Abdul Rahman Saleh I, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (18/7).

Menurut Denny, keputusan tentunya ada pada Zohri. Terlebih, banyak pihak yang juga memberikan apresiasi dalam bentuk kemudahan masuk dunia pekerjaan.

"Kalau mau masuk (TNI AD) kita berterimakasih sekali," jelas dia.

Perekrutan Zohri menjadi prajurit memang menjadi bagian dari program regenerasi sumber daya manusia di tubuh TNI AD. Setiap Kodim diberikan target untuk mendapatkan sumber daya prajurit yang lebih berkualitas.

"Ini kita butuhkan karena memang dari tahun ke tahun pemerintah terus mendukung baik kesejahteraan termasuk modernisasi alutsista. Modernisasi alutsista itu harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas sehingga kita pun perlu mencari melalui jalur-jalur itu," tandasnya.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi