Petugas keamanan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mengamankan seorang penumpang maskapai Wings Air dengan rute Padang-Jambi pada Senin (11/6). Penumpang tersebut adalah prajurit TNI di Batalyon Infanteri (Yonif) 113/Jaya Sakti bernama Sersan Dua (Serda) Nanda Satrya. Saat ini Nanda bertugas di Aceh.
General Manager PT Angkasa Pura II Cabang BIM Dwi Ananda Wicaksana menuturkan, Nanda tengah dalam perjalanan mudik dari Aceh menuju Jambi yang transit di Padang.
"Kejadian sangat simpel. Kronologinya pramugari menanyakan ke oknum tersebut apa isi dus yang dibawa. Dijawab sama yang bersangkutan bom. Selanjutnya pramugari melaporkan kepada pilot dan semua penumpang diturunkan dan diperiksa ulang dan pelaku dibawa ke posko pengamanan bandara oleh petugas Avsec AP2 untuk diamankan bersama dengan satuan TNI-POLRI yang ditugaskan di bandara," ucap Dwi saat dihubungi merdeka.com melalui sambungan telepon.
Akibat candaan itu, semua penumpang diamankan kembali menuju ruang tunggu. Saat diperiksa barang bawaan, ternyata berisi pakaian dan makanan TNI (ransum).
"Telah diserahkan kepada Otoritas Bandar Udara Wilayah VI dengan dibantu dari pihak kepolisian untuk menindaklanjuti perbuatan iseng si oknum.
Sementara itu Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) 1/4 Padang Letkol CPM Muhadini menyebut bahwa Serda Nanda sudah diserahkan kembali ke markas tempat dirinya bertugas.
"Hal tersebut dikarenakan melanggar aturan di tubuh TNI dan penerbangan sipil itu sendiri," ucapnya saat ditemui di bilangan Tarandam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat.