Paloh sebut Indonesia sulit maju karena lemah dalam disiplin nasional

Paloh sebut Indonesia sulit maju karena lemah dalam disiplin nasional. Kata Paloh, bangsa Indonesia masih dihadapkan pada rasa saling curiga yang tinggi satu sama lain. Akibatnya, kemajuan bangsa yang sejatinya bisa dikejar terhambat oleh rasa saling mencurigai.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Paloh sebut Indonesia sulit maju karena lemah dalam disiplin nasional
Surya Paloh. ©2018 Merdeka.com

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melanjutkan safari konsolidasinya ke wilayah Provinsi Gorontalo. Sebelum konsolidasi dengan para kader, Surya berkesempatan bersilaturahmi dan berdialog dengan sekitar 100 tokoh masyarakat Gorontalo.

Dalam pertemuan itu, Surya mengingatkan masih ada 'penyakit' yang menghambat majunya Indonesia. 'Penyakit' dimaksud yakni kurangnya disiplin nasional.

"Kita lemah dalam disiplin nasional. Ini penting kita pahami, akibatnya kita kerap melahirkan cara-cara yang sebetulnya kurang produktif," kata Paloh, Selasa (27/3).

Selain itu, kata Paloh, bangsa Indonesia masih dihadapkan pada rasa saling curiga yang tinggi satu sama lain. Akibatnya, kemajuan bangsa yang sejatinya bisa dikejar terhambat oleh rasa saling mencurigai.

"Kalau kita saling curiga, kapan kita bisa maju? Yang ada banyak godaan, fitnah, iri, dengki, khianat. Indonesia tidak akan sehat. Iklim ini kita harus perbaiki," ucapnya.

Padahal, Paloh bilang, Indonesia merupakan bangsa yang berpotensi besar menjadi negara maju. Sebab, Indonesia dikarunia banyak kelebihan yang tidak dimiliki bangsa lain.

"Kita diberikan oleh-Nya kekayaan alam yang berlimpah, matahari yang cukup, hujan yang cukup, kontur tanah Indonesia yang subur, kita bisa olah apa saja di tanah negeri ini," tuturnya.

Dalam konsolidasinya di Gorontalo, Surya didampingi antara lain oleh mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Pria berusia 55 tahun itu kini menjabat sebagai Ketua DPP NasDem Bidang Ekonomi sekaligus Komando Pemenangan Wilayah Gorontalo. Kepada para tokoh Gorontalo, Surya memberikan kenang-kenangan berupa buku tentangnya, 'Bunga Rampai 65 Tahun Surya Dharma Paloh'.

Rekomendasi