Pendukung rela nabung demi penjemputan, tapi Habib Rizieq batal pulang

Pendukung rela nabung demi penjemputan, tapi Habib Rizieq batal pulang. Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menunda kepulangannya ke Tanah Air disebabkan masih merenungi pilihannya dengan Istikharah. Juru Bicara FPI Slamet Maarif memaklumi keputusan Rizieq, walau sebagian jemaahnya kecewa.

Muhammad Genantan Saputra
Pendukung rela nabung demi penjemputan, tapi Habib Rizieq batal pulang
suasana bandara soekarno-hatta usai rizieq batal pulang. ©2018 Merdeka.com/genantan

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menunda kepulangannya ke Tanah Air disebabkan masih merenungi pilihannya dengan Istikharah. Juru Bicara FPI Slamet Maarif memaklumi keputusan Rizieq, walau sebagian jemaahnya kecewa.

"Saya pahami betul apalagi teman-teman daerah sudah nabung sedikit demi sedikit beli tiket sewa mobil pasti ada perasaan kecewa, tapi ditutup oleh kecintaan beliau kapada habib Rizieq kecintaan kawan-kawan ke Rizieq ini yang akhirnya menutup apapun keputusannya pasti yang terbaik buat beliau," kata Slamet di Masjid Baitul Amal Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (21/2).

Tambah Slamet, dari data yang dia kumpulkan, jemaah yang ingin menyambut Rizieq berkisar lima puluh ribu orang dan berasal dari berbagai daerah.

"Kalau semalam itu teman daerah itu berkisar antara 50 ribuan itu yang merapat ke Jakarta, termasuk dari Madura, Pasuaran, Solo semua berangkat," ucapnya.

Slamet yang juga Ketua Presidium Alumni 212 itu juga telah mengimbau agar para pendukung Habib Rizieq yang telah menunggu kepulangannya di bandara Soekarno-Hatta dapat kembali ke kediamannya masing-masing dengan tertib.

"Kami harapkan saudara semua yang masih ada di bandara untuk bisa meninggalkan bandara, kembali ke tempat masing-masing dan Insya Allah segala pengorbanan antum dicatat Allah SWT sebagai ladang perjuangan," pungkasnya.

Rekomendasi