Polisi bandingkan kasus Novel dan bom di KBRI Paris, pelaku tak terungkap

Polisi bandingkan kasus Novel dan bom di KBRI Paris, pelaku tak terungkap. Penyidik senior KPK Novel Baswedan hingga kini masih menjalani perawatan di Singapura. Novel menjalani perawatan usai disiram air keras oleh dua pelaku yang menggunakan sepeda motor beberapa bulan yang lalu.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi bandingkan kasus Novel dan bom di KBRI Paris, pelaku tak terungkap
Novel Baswedan usai operasi mata di Singapura. ©2017 Merdeka.com

Penyidik senior KPK Novel Baswedan hingga kini masih menjalani perawatan di Singapura. Novel menjalani perawatan usai disiram air keras oleh dua pelaku yang menggunakan sepeda motor beberapa bulan yang lalu.Hingga kini, kepolisan belum juga menemukan pelakunya. Meski memiliki bukti seperti CCTV.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, kasusnya hingga kini masih berjalan. Bahkan, Argo menyamai kasus itu dengan pelaku pengeboman di KBRI, Paris, Prancis, yang belum juga ditemukan pelakunya."It‎u ya namanya kasus di luar negeri pun sudah kelihatan CCTV, kelihatan yang meletakkan (bom), sampai sekarang nggak ketemu di Kedubes Indonesia di Paris. Sama, kami masih mencari saksi-saksi yang melihat," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/12).Kata Argo, penyidik juga sudah mengirim CCTV itu ke luar negeri untuk diperiksa. Tetapi, tetap tak menunjukkan hasil."Kita bekerja, untuk CCTV sudah kami lakukan radius 500 meter. Sampai ke AFP masih kami mintakan," ujarnya.Sebuah bom meledak di kantor KBRI di Paris pada 22 Maret 2012 lalu. Ledakan itu memecahkan kaca-kaca jendela dalam radius 50 meter dan menyulut api pada dua mobil yang diparkir dekat persimpangan jalan.Pelaku terekam CCTV saat itu. Tapi hingga kini, belum tertangkap.

Rekomendasi