Warga terdampak banjir di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY masih mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk urusan memasak, mereka masih mengandalkan dapur umum.
Badingatun, warga RT 2 Dusun Dogongan, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, mengatakan banjir yang terjadi Selasa (28/11) lalu membuat seluruh peralatan dapur miliknya hilang.
"Panci, wajan, kompor dan peralataan masak kami hilang semua. Hampir sebagian besar warga sini tidak bisa masak di rumah," kata Badingatun, Rabu (6/12).
Hilangnya peralatan masak tak hanya dialami Badingatun. Hampir seluruh warga di Dusun Dogongan yang mengalami hal yang serupa.
Berdasarkan kesepakatan bersama antarwarga, akhirnya diputuskan untuk membuat dapur umum. Nantinya hasil masakan akan dibagikan ke warga Dusun Dogongan.
"Sehari masak untuk tiga kali makan. Biasanya memasak untuk 200 porsi. Jika masih sisa dibagikan ke warga dusun lainnya," papar Badingatun.
Kepala Dukuh Dogongan, Jayadi menjabarkan makanan dari dapur didistribusikan berwujud nasi bungkus. Warga yang rumahnya jauh dari dapur umum makanannya dikirimkan, sementara warga yang dekat datang ke dapur umum.
"Warga yang membutuhkan dapur umum rinciannya, RT 1 ada sebanyak 55 warga, RT 2 (42 warga), dan RT 3 (57 warga). Kondisi yang mirip dengan di Dusun Dogongan kira-kira juga ada di 10 dusun lainnya," tutup Jayadi.