Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Hadi Tjahjanto resmi ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Panglima TNI baru. Surat penunjukan tersebut telah dikirim pihak presiden ke DPR untuk segera ditindaklanjuti dengan menggelar tes uji kelayakan.
Karir Hadi terbilang moncer dengan meraih tiga bintang lebih cepat meninggalkan para seniornya. Tak hanya itu, dalam kurun waktu tiga tahun, Hadi tercatat mendapat dua kali mendapat promosi.
Karirnya mentereng saat bapak dua orang anak ini mendapat promosi menjabat sekretaris militer presiden tahun 2015-2016. Menjadi Sekmil kurang lebih satu tahun, Hadi langsung dipromosikan menjadi Irjen Kemhan 2016 sebelum akhirnya diangkat menjadi Kasau.
Lalu, berapa harta kekayaan Hadi?
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikutip dari laman acch.kpk.go.id Hadi baru satu kali melaporkan harta kekayaannya, di tahun 2016.
Total harta kekayaannya mencapai Rp 5.001.683.500 dan USD 60.000. Angka tersebut terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak.
Hadi diketahui memiliki harta tidak bergerak berupa tanah seluas 303 m2 di Kabupaten Malang yang diperoleh dari warisan, dan tanah seluas 773 m2. Sementara harta tidak bergerak lainnya adalah bangunan seluas 38.5 m2 di Jakarta Selatan yang diperolehnya hasil sendiri di tahun 2012.
Total harta bergerak yang dimilikinya senilai Rp 594.108.500
Terhadap harta bergerak, Hadi memiliki tiga unit mobil yakni: Toyota Kijang tahun 2004, Toyota Kijang Innova tahun 2015, Honda CR-V tahun 2009, dan unit motor Honda tahun 2002. Total, harta bergerak yang dimiliki Hadi mencapai Rp 515.700.000
Jenderal bintang empat itu juga diketahui memiliki harta bergerak lainnya berbentuk logam mulia yang diperoleh dari tahun 2010-2016, dengan total nilai Rp 391.875.000.
Selain itu, Hadi juga memiliki aset berupa giro setara kas senilai Rp 3.500.000 dan USD 60.000.