Staf Khusus Kepresidenan, Lennis Kogoya, meminta kepolisian membebaskan 11 tersangka diamankan setelah mengamuk dan melakukan perusakan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Bahkan dia siap menjadikan dirinya sebagai jaminan."Saya belum lihat penangguhannya seperti apa, biasanya pengaju penangguhan itu orang, bukan jabatan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/10).Argo belum mau bicara banyak apakah Polda Metro Jaya akan menerima permintaan penangguhan penahanan terhadap belasan pelaku. Meskipun itu menjadi hak tersangka dan keluarganya."Itu diatur di KUHAP. Misalnya dari keluarga tersangka yang ditahan itu mengajukan permohonan itu wajar, itu hak mereka. Tapi permohonankan itu penyidik yang lebih tau, mengabulkan atau tidak," katanya.Sebelumnya, kuasa hukum dan juga beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mendatangi Mapolda Metro Jaya, Senin (16/10). Kedatangan mereka untuk mengajukan penangguhan penahanan terdapat belasan massa yang ditangkap saat kericuhan di kantor Kemendagri, beberapa hari lalu."Pada hari ini 11 tersangka, baru bisa diterima penangguhan penahanan, mudah-mudahan karena berkas sudah lengkap (diterima)," kata kuasa hukum para pelaku, Suhardi Sumomulyono di Polda Metro Jaya, Senin (16/10).Katanya, penangguhan penahanan ini dijamin oleh staf presiden, Lennis Kogoya. Mereka juga menjamin kalau 11 tersangka akan bersikap kooperatif dalam penyelidikan."Tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak mengulangi tindak pidana," tegasnya.Suhardi menjelaskan, permintaan penangguhan penahanan ini karena ada tersangka yang masih menjalankan kuliah."Sehingga tersangka bisa kuliah, yang kerja bisa kerja, menurut saya sangat manusiawi kalau tersangka ini segera diselesaikan, ditangguhkan dan dicabut laporannya," katanya.
Polisi belum putuskan 11 tersangka ricuh di Kemendagri tetap ditahan atau tidak
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, sekalipun seorang staf khusus Presiden siap memberikan jaminan, kepolisian tak semudah itu mengabulkan.
Advertisement
Rekomendasi