Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu menilai, pertemuan antara Wakil Ketua DPR Fadli Zon dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab di Arab Saudi merupakan hal wajar. Namun, dia enggan berkomentar apabila pertemuan itu membahas kasus-kasus hukum Rizieq. Sebab, pentolan FPI itu tersangkut dua kasus. Pertama, kasus chat berkonten pornografi dengan Firza Husein yang ditangani Polda Metro Jaya. Kedua, kasus penghinaan Pancasila yang ditangani Polda Jabar. Hingga saat ini, Rizieq selalu mangkir dari pemeriksaan Polda Metro Jaya."Namanya orang ketemu kan tanya sapa, tegur-teguran, ya biasa lah. Lumrah, say hello," kata Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/8).Dia meyakini, Rizieq pasti akan kembali ke Indonesia untuk memenuhi panggilan polisi atas kasus-kasusnya. Masinton menyebut Rizieq hanya sedang 'hijrah' sementara di Arab."Kalau sedang lagi hijrah kan nanti ada waktunya, masanya untuk kembali. Kalau lagi fase hijrah kita kan enggak bisa menyarankan untuk pulang. Akan ada masanya untuk kembali. Ya kita tunggu saja masa hijrah selesai," tambahnya.
Politisi PDIP sebut pertemuan Fadli Zon dan Habib Rizieq di Arab wajar
Politisi PDIP sebut pertemuan Fadli Zon dan Habib Rizieq di Arab wajar. Dia meyakini, Rizieq pasti akan kembali ke Indonesia untuk memenuhi panggilan polisi atas kasus-kasusnya. Masinton menyebut Rizieq hanya sedang 'hijrah' sementara di Arab.
Advertisement
Rekomendasi