Pekerja proyek di Sukoharjo temukan mortir saat gali saluran air

Pekerja proyek di Sukoharjo temukan mortir saat gali saluran air. Mortir itu memiliki panjang sekira 20 sentimeter dan diameter 10 sentimeter.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pekerja proyek di Sukoharjo temukan mortir saat gali saluran air
Penemuan mortir di Nguter. ©2017 Merdeka.com/arie sunaryo

Mortir diduga peninggalan zaman Belanda ditemukan seorang pekerja proyek pelebaran jembatan yang dikerjakan PT Bima Patria, Senin (8/8). Mortir itu memiliki panjang sekira 20 sentimeter dan diameter 10 sentimeter.Peluru dari meriam kecil itu ditemukan pekerja bernama Muhammad Sohib di bawah Jembatan Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sohib menemukan mortir itu saat mengeruk dasar sungai dengan eskavator di ke dalaman 50 sentimeter para pekerja berganti dengan cara manual. Namun tangan mereka menyenggol sebuah mortir yang sudah berkarat. Para pekerja pun segera mengangkat benda tersebut untuk dibersihkan."Saat itu saya memegang benda mirip mortir. Kemudian saya angkat dan saya bersihkan," kata Sohib.Mortir tersebut ditemukan sekira pukul 14.00 WIB, oleh para pekerja proyek. Temuan itu lantas dilaporkan para pekerja ke polisi karena khawatir benda tersebut berbahaya."Tadi polisi langsung ke lokasi penemuan. Setelah dilakukan pemeriksaan polisi segera menghubungi tim gegana. Mortir sudah diamankan," pungkas dia.

Rekomendasi