Paviliun khusus di Bandara Madinah disiapkan untuk jemaah Indonesia

Paviliun khusus di Bandara Madinah disiapkan untuk jemaah Indonesia. Tahun ini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia menyewa satu paviliun di bandara untuk ruang tunggu jemaah setelah tiba di Tanah Suci.

Muhammad Hasits
Oleh Muhammad Hasits - Reporter
Paviliun khusus di Bandara Madinah disiapkan untuk jemaah Indonesia
Paviliun untuk jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah. ©2017 merdeka.com/Muhammad Hasits

Pada Jumat (28/7) siang, jemaah haji gelombang pertama akan tiba di Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz. Jumlah jemaah yang tiba pertama kali berjumlah 393 orang dari embarkasi Medan.Para jemaah haji akan mendapatkan pelayanan istimewa. Tahun ini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia menyewa satu paviliun di bandara untuk ruang tunggu jemaah setelah tiba di Tanah Suci. Hal ini dilakukan agar pelayanan jemaah haji terintegrasi dan maksimal.Proses kedatangan jemaah haji Indonesia melalui Gate Hajj, bukan melewati gate lain. Setelah proses imigrasi, jemaah kemudian diarahkan menuju paviliun khusus. Paviliun ini menjadi ruang tunggu jemaah Indonesia sebelum diberangkatkan ke pemondokan. Paviliun ini khusus ditempati jemaah asal Indonesia.

Paviliun untuk jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah ©2017 merdeka.com/Muhammad Hasits


Lokasi paviliun sekitar 200 meter dari gate hajj. Dengan demikian memudahkan jemaah menuju ruang tunggu."Kami bantu untuk bisa memudahkan jemaah haji Indonesia dilayani di pavilion Indonesia, " kata Manajer Operasional dan Fasilitas Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah, Khaldon Cherif di ruang kerjanya bandara, Kamis (27/7). Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Airport, Arsyad Hidayat senang dengan layanan baru untuk jemaah haji Indonesia. Keputusan ini diambil setelah dilakukan rapat dengan otoritas pihak bandara."Ini melegakan. Pelayanan haji Indonesia lebih terfokus di paviliun. Para jemaah akan lebih terhormat dan nyaman," kata Arsyad.

Rekomendasi