Pembunuh siswa Taruna Nusantara beli pisau di pusat perbelanjaan

Polisi gelar rekonstruksi pembunuhan siswa Taruna Nusantara. Rekonstruksi dilakukan secara tertutup di dua lokasi, yakni di salah satu pusat perbelanjaan di perbatasan Kabupaten dan Kota Magelang, tempat tersangka membeli pisau untuk membunuh korban dan di kompleks sekolah, tempat pembunuhan pada Jumat (31/3).

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Pembunuh siswa Taruna Nusantara beli pisau di pusat perbelanjaan
SMA Taruna Nusantara. ©2017 merdeka.com/parwito

Aparat kepolisian menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap siswa SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kresna Wahyu Nurachmad (15) dengan tersangka yang kawan sebaraknya, AMR (16). Rekonstruksi dilakukan secara tertutup di dua lokasi, yakni di salah satu pusat perbelanjaan di perbatasan Kabupaten dan Kota Magelang, tempat tersangka membeli pisau untuk membunuh korban dan di kompleks sekolah, tempat pembunuhan pada Jumat (31/3).Reka ulang kejadian di pusat perbelanjaan itu mulai sekitar pukul 08.00 WIB, antara lain dihadiri Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Jateng AKBP Zain Dwi Nugroho, dan sejumlah petugas dari kejaksaan negeri setempat. Situasi di pusat perbelanjaan tersebut masih sepi karena belum dibuka untuk aktivitas harian. Biasanya tempat itu mulai buka sekitar pukul 09.30 WIB.Kasubbag Humas Polres Magelang AKP Santoso mengatakan rekonstruksi di pusat perbelanjaan itu berlangsung sekitar 30 menit selanjutnya hal serupa di SMA Taruna Nusantara."Kami di luar, tidak masuk, tidak tahu apakah tersangka dihadirkan di sini, tetapi di sini (pusat perbelanjaan itu) tempat tersangka membeli pisau dan lalu membayar di kasir," katanya, seperti dilansir Antara, Senin (3/4).Akan tetapi, berdasarkan keterangan yang dikumpulkan, tersangka dihadirkan polisi di pusat perbelanjaan itu sejak sekitar jam 07.00 WIB melalui pintu lain dengan muka ditutup. Sejumlah teman sekolah sejak pukul 08.30 WIB memasuki pusat perbelanjaan, diperkirakan mereka menjadi saksi dalam peristiwa itu dan ikut dalam rekonstruksi di tempat tersebut.Jarak antara pusat perbelanjaan dengan sekolah sekitar dua kilometer ke arah barat. Kabag Humas SMA Taruna Nusantara Cecep Iskandar menyatakan kesiapan pihaknya untuk pelaksanaan rekonstruksi kasus yang pertama kali terjadi dalam sejarah panjang 27 tahun SMA TN."Apa yang diperlukan kepolisian, kami siap membantu kelancaran rekonstruksi," katanya.Ia menyatakan kegiatan rekonstruksi tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa karena tempatnya berjauhan. "Tidak menghentikan kegiatan belajar mengajar karena rekonstruksi ini jauh dari tempat belajar siswa dengan pamong di kelas masing-masing," ujarnya.Ia menyatakan sejumlah siswa sekolah itu diperlukan untuk kegiatan rekonstruksi.Sekitar pukul 09.15 WIB, beberapa petugas kepolisian berjaga-jaga pula di depan pintu masuk SMA TN di tepi Jalan Raya Magelang-Purworejo, sedangkan para wartawan menunggu di sekitar tempat itu.Dalam peristiwa pembunuhan tersebut, korban ditemukan pada Jumat (31/3) sekitar pukul 04.00 WIB oleh pamong barak 17 dalam kondisi bersimbah darah karena luka di bagian leher. Korban dimakamkan di Pemakaman Umum Giriloyo Kota Magelang.

Rekomendasi