Sebanyak dua tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi terpaksa dipindah karena banjir akibat luapan Sungai Citarum dan air laut yang sedang pasang.Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah, Kabupaten Bekasi, Idham Holik mengatakan, TPS yang dipindah ialah TPS 5 di Desa di Desa Pantai Bahagia dipindah ke ruang perpustakaan lembaga sosial Gerakan Nurani Indonesia, di mana ruang tersebut berukuran sekitar 6X8 meter."Awalnya dipindah di halaman masjid, tapi dianggap kurang representatif, sehingga dipindah ke tempat lebih aman dari banjir," ujar Idham, Selasa (14/2).Sedangkan TPS 2 di Desa Jayasakti, dipindah dari halaman Sekolah Dasar Negeri 04, dipindah ke halaman Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Muaragembong yang berjarak sekitar 100 meter dari titik pertama.Menurut dia, banjir tersebut akibat adanya pasang air laut di perairan Muara Gembong dan luapan Sungai Citarum yang belakangan ini debitnya mulai meningkat.Menurut Idham, pemindahan TPS tersebut sesuai dengan kesepakatan antara Komisi Pemilihan Umum Daerah, Panitia Pengawas Pemilu, dan masing-masing tim sukses atau saksi dari pasangan calon bupati dan wakil bupati."TPS lain masih aman, karena kami meminta pembuatan TPS di lokasi yang aman dari banjir dan penerangan jelas," katanya.Jumlah TPS di Kabupaten Bekasi mencapai 3958 tersebar di 23 kecamatan. Adapun, jumlah surat suara 2.026.120, sedangkan jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 1.974.831 atau dilebihkan sebanyak 2,5 persen.
2 TPS di Bekasi dipindah karena kebanjiran
2 TPS di Bekasi dipindah karena kebanjiran. Jumlah TPS di Kabupaten Bekasi mencapai 3958 tersebar di 23 kecamatan. Adapun, jumlah surat suara 2.026.120, sedangkan jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 1.974.831 atau dilebihkan sebanyak 2,5 persen.
Advertisement
Rekomendasi