Polri libatkan tokoh sipil dalam tim investigasi testimoni Fredi

Propam Polri juga dilibatkan dalam tim tersebut.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Polri libatkan tokoh sipil dalam tim investigasi testimoni Fredi
Brigjen Boy Rafli Amar. ©2012 Merdeka.com

Kepolisian Republik Indonesia telah membentuk tim investigasi untuk mendalami kebenaran dari testimoni milik terpidana mati Fredi Budiman yang berjudul 'Cerita busuk seorang Bandit'. Tim investigasi ini dipimpin langsung oleh Inspektur Pengawas Umum (Irwasum) Polri Komjen Dwi Priyatno dengan melibatkan sejumlah tokoh."Kalau tim yang ada ini sudah mencakup perwakilan masyarakat. Dikoordinasikan oleh Irwasum Polri," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar di Gedung Humas Polri, Jakarta, Selasa (9/8).Selain Irwasum, tokoh yang dilibatkan dalam tim investigasi ini antara lain, Ketua Setara Institute Hendardi, Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, dan pengamat komunikasi politik Effendy Ghazali. Turut serta juga sejumlah anggota Propam Polri dalam tim investigasi tersebut.Boy menjelaskan jika tim investigasi ini bekerja hanya untuk mengumpulkan fakta-fakta atau informasi penting dari orang-orang tertentu yang dianggap mengetahui testimoni tersebut. Tim investigasi akan bekerja selama tiga bulan ke depan terhitung sejak dibentuk pada Minggu (7/8) kemarin."Ini tim investigasi bukan tim penyidik. Tim investigasi itu mencari fakta-fakta, mengumpulkan bahan keterangan dari orang-orang tertentu terkait informasi penting," ujarnya.Mantan Kapolda Banten ini menambahkan, jika nantinya ditemukan fakta atau informasi penting tim bisa menyerahkan temuan tersebut kepada penyidik Bareskrim.‎ "Hasilnya bisa disumbangkan ke Bareskrim dalam konteks jadi fakta hukum," jelas Boy.Namun, bila ditemukan fakta hukum lain polisi juga bisa membuka penyelidikan baru terkait testimoni Fredi. Termasuk, dugaan adanya keterlibatan pejabat dari TNI, Polri dan BNN.

"Kalau ada ditemukan fakta hukum lain bisa membuka kasus baru," ucap Boy.

Rekomendasi