Paus membusuk di Pantai Tejakula, warga potong bangkainya buat obat

Paus tersebut diperkirakan sudah membusuk selama 3 hari.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Paus membusuk di Pantai Tejakula, warga potong bangkainya buat obat
Paus terdampar di Buleleng. ©2016 merdeka.com/gede nadi jaya

Seperti biasa tiap sore hari di hari Minggu, Pantai Tejakula di Buleleng, Bali selalu ramai dikunjungi warga untuk rekreasi. Namun, kali ini warga berdatangan justru ingin melihat seekor paus yang terdampar dalam keadaan sudah membusuk.

"Bau busuknya sampai ke jalan raya. Perkiraan ikan paus ini sudah membusuk sejak tiga hari lalu dan baru sekarang terdamparnya," tutur Komang Suka, warga setempat menyaksikan mamalia terbesar di laut ini.Sementara itu, Kasat PolAir Polres Buleleng, AKP Putu Aryana, membenarkan kejadian itu. Bahkan menurutnya, paus itu ditemukan sekitar pukul 12.30 Wita oleh Nelayan setempat. Dia menjelaskan, saat itu Nelayan yang curiga dengan bau busuk di pinggiran pantai. Ternyata, nelayan itu malah menemukan bangkai paus yang sudah membusuk. "Dugaan sementara paus itu terdampar sudah dalam keadaan mati dan mulai pembusukan saat terdampar," Kata Artana, Minggu (7/8).Dia menjelaskan sebelum Anggota Kepolisian datang ke lokasi, warga sudah memotong bangkai ikan paus tersebut. Warga mengaku memanfaatkannya untuk keperluan pengobatan."Pausnya masih berusia kecil. Tapi pausnya sudah dipotong-potong warga, diambilnya minyaknya katanya, mungkin untuk pengobatan," terangnya.

Rekomendasi