Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan alat utama sistem senjata (Alutsista) yang digunakan di tanah air harus produk dalam negeri. Hal ini diungkapkannya lantaran persaingan memproduksi alutsista di lintas internasional semakin ketat.Dari hasil rapat terbatas yang digelar sore tadi, ada beberapa perusahaan terbatas yang direkomendasikan agar hasil produksinya bisa digunakan untuk pertahanan negara, seperti PT Pindad dan PT PAL."Poduk-produk pertahanan yang bisa diadakan, diproduksi di dalam negeri seperti di Pindad, PT DI, PT LEN, PT PAL, PT Dahana," terang Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam pernyataan persnya di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (20/7).Pengadaan alutsista tersebut, kata Pramono, juga diminta untuk menyesuaikan dengan roadmap atau jalan perencanaan yang jelas. Presiden ingin alutsista produk dalam negeri bisa diandalkan untuk jangka panjang."Banyak produk-produk kita yang middle east di Arab kemudian Thailand, Filipina, Malaysia dan beberapa negara lainnya Uni Eropa, mereka gunakan produk-produk dari Pindad, PT DI sebagainya. Ini yang diminta untuk dilakukan (presiden)," terang Pramono.
Presiden Jokowi wajibkan pakai alutsista produksi dalam negeri
Hal ini diungkapkannya lantaran persaingan memproduksi alutsista di lintas internasional semakin ketat.
Advertisement
Rekomendasi