Pemerintah gelontorkan Rp 200 juta lebih bantu longsor Purworejo

"Kita akan kaji kembali kebutuhan lainnya setelah daerah rawan bencana aman," kata Puan.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Pemerintah gelontorkan Rp 200 juta lebih bantu longsor Purworejo
Longsor Purworejo. ©2016 merdeka.com/parwito

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyatakan, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menggelontorkan dana sebesar Rp 200 juta yang diperuntukkan untuk korban banjir dan tanah longsor Purworejo, Jawa Tengah. Nantinya bantuan akan kembali digelontorkan dari pemerintah setelah mengkaji secara mendalam berapa dana yang dibutuhkan. "BNPB berikan dana kurang lebih Rp 200-300 juta dana antisipasi, DSP (Dana Siap Pakai) namanya. Kita akan kaji kembali kebutuhan lainnya setelah daerah rawan bencana aman," kata Puan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/6). Puan menjelaskan, saat ini pemerintah pusat telah menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dalam mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman, mengisolasi wilayah yang rawan dan untuk saat ini tetap melakukan pencarian korban yang diduga hilang atau sudah ditemukan korban yang meninggal. "Semua hal-hal yang perlu diantisipasi dan tindak lanjuti sudah dilakukan, menunggu laporan hasil pemantauan tim yang standby di sana, berkoordinasi dengan Gubernur dan kepala daerah," katanya. Untuk antisipasi jangka panjang, Puan menyatakan relokasi warga harus terlebih dahulu dipikirkan secara matang. Terpenting saat ini, kata dia, bagaimana menjaga warga yang selamat aman nantinya tidak ada korban lagi yang berjatuhan. "Kita lihat dulu wilayah mana yang nantinya harus dilakukan relokasi," tukasnya. Sampai Senin (20/6) pukul 12.00 Wib dilaporkan, sebanyak 47 orang tewas dan 15 orang hilang akibat banjir di Desa Donorati, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Rekomendasi