Larang anak bersekolah, orang tua di Minahasa Tenggara bakal dibui

Bupati Minahasa Tenggara menilai pendidikan sangat penting, sehingga putra daerah bisa berperan di pemerintahan.

Dede Rosyadi
Oleh Dede Rosyadi - Reporter
Larang anak bersekolah, orang tua di Minahasa Tenggara bakal dibui
Ilustrasi Anak Sekolah. ©2014 Merdeka.com

Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap menegaskan dirinya bakal memenjarakan para orang tua yang melarang anaknya bersekolah. James menilai, pendidikan sangat penting bagi kesuksesan masa depan anak-anak.

"Tindakan orang tua yang melarang anaknya bersekolah merupakan hal yang tak bisa diterima karena selain mengancam masa depan anak-anak, juga bangsa dan negara," ujar James di Ratahan, Senin (30/5).

Menurut James, setiap anak wajib mengenyam pendidikan selama 12 tahun. "Jika ada orang tua melarang anaknya bersekolah maka akan dipenjarakan," tandasnya.

James menambahkan, tidak ada alasan bagi orang tua untuk melarang anak-anaknya untuk bersekolah, apalagi untuk membantu mencari nafkah.

"Apalagi sekarang tidak ada lagi tuntutan pemerintah mintakan kepada masyarakat, karena semua sudah digratiskan," jelasnya.

Dia mencontohkan, pada zaman dahulu kurangnya anak-anak mengenyam pendidikan berpengaruh pada saat ini, yakni kesulitan untuk ditempatkan pada jabatan strategis di lingkungan pemerintah.

"Akibat kurang yang bersekolah pada waktu lalu, sekarang saya akui sangat kesulitan mencari sumber daya manusia (SDM) yang bisa menduduki jabatan-jabatan strategis di pemerintah. Meski sekarang sebagian besar masyarakat sudah sadar akan pentingnya bersekolah," beber James. Dikutip dari Antara.

Dirinya menuturkan sekolah itu sangat penting tidak hanya bagi para anak-anak tapi juga bagi keluarga, masyarakat maupun bangsa dan negara.

"Biar susah anak-anak kita harus sekolah, apalagi untuk warga Morea harus bangkit dan mengenyam pendidikan setinggi-tingginya," pungkasnya.

Rekomendasi