Marah & ingin tusuk istri, Armadanial malah bunuh kedua anaknya

Pelaku kesal lantaran istrinya melempar anaknya yang sedang menangis.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Marah & ingin tusuk istri, Armadanial malah bunuh kedua anaknya
Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Berdasarkan pemeriksaan awal, Armadanial (43) nekat membunuh istri dan kedua anaknya, lantaran kesal melihat istri yang membanting salah satu anaknya. Pelaku gelap mata dan mengambil pisau dapur untuk menghabisi mereka.Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi berawal saat pelaku kesal anak bungsunya menangis tanpa henti. Dia pun keluar untuk buang air. Saat kembali, anaknya masih saja menangis. Pelaku meminta istrinya membujuk agar anaknya diam.Ternyata, permintaan pelaku justru dibentak istrinya. Lalu, istrinya menyerahkan anaknya kepada pelaku dengan cara dilemparkan. Alhasil, pelaku emosi dan keduanya terlibat cekcok mulut.Saat keributan itulah membuat pelaku naik pitam dan mengambil pisau dapur. Begitu hendak ditusukkan ke istrinya, pisau itu justru mengenai leher anak bungsunya, Makiah (1).Meski anaknya terluka, pelaku dan istrinya masih bergumul memperebutkan pisau. Lagi-lagi, pisau itu mengenai perut anaknya Parhan (6) hingga ususnya terburai. Setelah menguasai senjata tajam itu, barulah pelaku membunuh istrinya hingga tewas."Motifnya untuk sementara karena kesal. Pelaku tidak terima istrinya membanting anaknya karena menangis. Tapi, nanti kita periksa lagi," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto melalui Kapolsek Semendo, AKP Hery, Kamis (28/4).Saat ini, kata dia, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti dari gubuk yang ditempati pelaku dan ketiga korban. Yakni sebilah pisau dapur yang digunakan pelaku membunuh dan pakaian yang dikenakan korban."Untuk sementara itu barang bukti yang kita amankan. Pelaku masih kita periksa," tukasnya.Diberitakan sebelumnya, Armadanial (43) nekat membunuh istri, Susi (27) dan kedua anaknya, Parhan (6) dan Makiah (1) di sebuah pondok kebun mereka di Desa Swarna Dwipa, Kecamatan Semendo Darat Tengah, Muara Enim, Sumsel, Rabu (27/4) malam. Ketiga korban terbujur kaku dengan bersimbah darah baru diketahui warga keesokan harinya, Kamis (28/4) pagi. Polisi yang mendapat laporan langsung ke TKP dan menangkap pelaku tanpa perlawanan.Ketiga korban tewas akibat luka tusuk di sekujur tubuhnya, seperti perut, dada, wajah, dan leher. Luka tersebut akibat tusukan pelaku menggunakan pisau dapur.

Rekomendasi