Komisi V minta KNKT investigasi tabrakan 2 pesawat di Bandara Halim

Semua pihak terkait, termasuk petugas Air Traffic Control (ATC), petugas Air Nav dan AP II segera diperiksa.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Komisi V minta KNKT investigasi tabrakan 2 pesawat di Bandara Halim
Batik Air senggol Trans Nusa di Halim. ©2016 Merdeka.com

Komisi V DPR meminta Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera melakukan investigasi. Tujuannya mencari penyebab insiden tabrakan antara Pesawat Batik Air jenis Boeing 737-800 dengan nomor registrasi PK-LBS dan pesawat TransNusa dengan jenis ATR 42 seri 600.‎"Apalagi ini terjadi dalam runway dua pesawat bertabrakan. Batik Air direncanakan on mau take off sedangkan, pesawat TransNusa sedang ditarik menuju apron," kata Anggota Komisi V DPR Nizar Zahro‎ saat dihubungi, Selasa (5/4).Menurutnya, KNKT harus segera menganalisa black box dua pesawat itu. "Saya mohon agar tim KNKT segera turun ke lapangan acara segera melakukan pengumpulan data. Agar bisa segera disimpulkan penyebab kecelakaan dua pesawat tersebut," tuturnya.

Rekomendasi