Sukses jadi tuan rumah, Wali Kota Malang terima piala ICCC 2016

Thropi diserahkan oleh Sekjen Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Liliek Setiawan.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Sukses jadi tuan rumah, Wali Kota Malang terima piala ICCC 2016
Wali Kota Malang terima piala ICCC 2016. ©2016 Merdeka.com

Wali Kota Malang Mochammad Anton menerima piala bergilir Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) 2016. Thropi diserahkan sebagai ucapan terima kasih atas partisipasi aktif sebagai tuan rumah dalam even tersebut.Thropi diserahkan oleh Sekjen Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Liliek Setiawan kepada Wali Kota Malang, Mochammad Anton di ruang kerjanya. Thropi sebagai wujud penghargaan pencapaian prestasi yang telah diraih oleh Kota Malang."Penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pemerintah beserta masyarakat Kota Malang," kata Liliek Setiawan di ruang kerja Wali Kota Malang, Senin (4/4).Pelaksanaan ICCC 2016 telah berjalan sukses melalui tiga segmen acara yaitu Konferensi Kota Kreatif di Harris Hotel, ICCN Expo di Stadion Gajayana dan Festival Budaya di Graha Cakrawala Universitas Malang. Sementara ICCC 2017 direncanakan akan digelar di Kota Makassar.Wali Kota Malang Moch Anton menyambut hangat piala bergilir tersebut. Thropi tersebut semakin melengkapi prestasi-prestasi yang diraih Kota Malang."Ini sebagai wujud prestasi yang membanggakan bagi Kota Malang sebagai Kota Kreatif," katanya.Perlu diketahui, ICCN merupakan jejaring Kota/Kabupaten yang ingin membangun sebuah kota yang manusiawi dan berkelanjutan secara mandiri. Jaringan tersebut terbentuk pada 25 Oktober 2015 di Solo dengan Paulus Mintarga sebagai ketuanya.Sebelum menjadi ICCN adalah komunitas kreatif yang berkumpul dalam Forum Kota Kreatif Indonesia pada 27 April 2015 di Bandung. Forum tersebut telah merumuskan 10 prinsip Kota Kreatif yang kemudian disempurnakan di ICCC 2016.Kehadiran ICCN untuk mendorong kerjasama yang dapat membuka ruang kolaborasi antara kota dan kabupaten di Indonesia. Dengan begitu, potensi ekonomi kreatif di masing-masing daerah bisa berkembang secara maksimal.ICCN sendiri dipimpin 7 orang dewan pengarah yang mewakili pemangku kepentingan kunci yang terdiri dari perwakilan kota, kabupaten, swasta, akademisi, profesional/praktisi, komunitas, LSM dan Badan Ekonomi Kreatif.

Rekomendasi