Ratusan sopir taksi tergabung dalam Persatuan Sopir Taksi Bali dan Aliansi Sopir Transport Bali, rencananya akan menggeruduk Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Rabu (23/3) pagi. Mereka juga meminta layanan taksi berbasis aplikasi daring (online), seperti Grab Car dan Uber, dihentikan."Besok rencananya kami akan menggelar aksi damai ke Dinas Perhubungan Provinsi Bali," ujar Ketut Witra, koordinator aksi ditemui di pangkalan taksi Renon, Denpasar, Selasa (22/3).Menurut Witra, rencananya aksi akan dimulai pukul 08.30 WITA. Mereka terlebih dulu berkumpul di Timur Bajrasandi, Renon, Denpasar, kemudian dilanjutkan berjalan kaki ke beberapa titik telah ditentukan."Setelah orasi di kantor Gubernur dan DPRD Bali, kami akan lanjut ke Dishub dan menyampaikan salah satu sikap kami, mendukung Dishub menyetop operasional Grab dan Uber di Bali melalui surat usulan pada Menteri Perhubungan di Jakarta," ujar Witra.Aksi unjuk rasa rencananya akan diikuti seribu orang sopir taksi. Sopir taksi Blue Bird cabang Bali juga akan bergabung dalam demonstrasi besok."Taksi Blue Bird rencananya akan mengikutkan anggotanya sekitar 500 orang, begitu konfirmasi dari manajemen," tutup Witra.
Seribu sopir taksi di Bali besok demo minta Uber dan Grab ditutup
Mereka akan berjalan kaki memprotes kegiatan taksi berbasis daring.
Advertisement
Rekomendasi