Petugas satuan keamanan (Satpam), di Purwakarta, Jawa Barat, diwajibkan untuk menggunakan pakaian adat khas Sunda, dengan ala prajurit masa kerajaan. Pakaian itu akan wajib dipakai tiap hari Kamis.Instruksi itu disampaikan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi saat berpidato peringatan Hari Satpam di lapangan Kian Santang Purwakarta, Rabu (30/12). Menurutnya pakaian khas Sunda itu wajib digunakan pada hari Kamis, lengkap dengan atribut ala prajurit pada masa kerajaan."Nanti setiap hari kamis, seluruh satpam di Purwakarta wajib menggunakan pakaian Sunda, lengkap dengan atribut yang digunakan prajurit kerajaan," kata Dedi.Pakaian tersebut kini tengah dirancang oleh perancang busana yang dipersiapkan pihak pemerintah daerah Purwakarta. Sehingga pakaian yang digunakan tampil elegan dan modis serta mengikuti perkembangan zaman."Pakaiannya sekarang lagi dirancang, nanti kita buat dengan tampilan yang elegan, dan bisa mengikuti perkembangan zaman," lanjut Dedi.Selain itu, Dedi juga menyoroti tentang kesejahteraan Satpam termasuk sistem kerja di perusahaan tempat bekerjanya. Mengingat saat ini banyak satpam yang hanya terikat hubungan kerja kontrak."Yang paling utama lagi adalah tentang kesejahteraannya. Saya berharap tidak satpam yang hanya terikat sebagai pekerja kontrak. Saya Minta perusahaan agar menjadikan satpam menjadi pegawai tetap," ujar Dedi.Selain Satpam, pemerintah daerah Purwakarta juga telah menyiapkan pakaian khusus bagi para pegawai negeri sipil (PNS), di lingkungan Pemda Purwakarta, termasuk guru hingga pelajar.
Bupati Dedi wajibkan satpam pakai baju tentara kerajaan tiap Kamis
Pakaian tersebut kini tengah dirancang. Sehingga tetap modis dan disesuaikan zaman.
Advertisement
Rekomendasi