Tiga jenazah korban tenggelamnya KM Marina yang berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Makassar hingga hari ini, Sabtu, (26/12) masih sementara diidentifikasi oleh 12 anggota tim identifikasi yang terdiri dari tim forensik, tim kedokteran gigi dan tim Inafis ( Automatic Finger System) Bareskrim Polri.Kabid Daktikkrim Pusinafis Bareskrim Polri, Kombes Polisi RM Adityo Kusumonindyo didampingi Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Polisi R Hardjuno ikut memantau proses identifikasi tiga jenazah ini yang dipimpin AKP Dr Eko Junianto di posko Disaster Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Sulsel di RS Bhayangkara.Kepada wartawan di RS Bhayangkara, Kombes Polisi Adityo Kusumonindyo menjelaskan, tim identifikasi alami kesulitan mendeteksi identitas tiga jenazah ini karena tubuh tiga jenazah tersebut sudah alami kerusakan cukup parah misalnya sidik jari korban."Oleh karenanya saat ini kita memfokuskan pada pemeriksaan struktur gigi serta penambahan antemortem dan properti yang digunakan jenazah," kata Kombes Polisi Adityo Kusumonindyo.Diketahui, tiga jenazah ini ditemukan nelayan di perairan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel. Setelah dievakuasi, tiga jenazah tersebut dibawa ke RS Bhayangkara, Makassar, Jumat, (25/12) karena RS Siwa, Kabupaten Wajo, tempat posko post mortem berada sudah full. Tiga jenazah ini adalah perempuan dewasa.Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Frans Barung Mangera yang juga mendampingi Kabid Daktikkrim Pusinafis Bareskrim Polri, Kombes Polisi RM Adityo Kusumonindyo mengatakan, baru saja ditemukan lagi dua jenazah, Sabtu, (26/12), pukul 13.30 wita di perairan Kolaka Utara. Tetapi langsung dievakuasi ke RS Harun Jafar, Kolaka karena di sana ada posko post mortem.
Kondisi jenazah rusak parah, korban KM Marina sulit teridentifikasi
Sebelumnya, tiga jenazah ini ditemukan nelayan di perairan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel.
Rekomendasi