Hujan air mata sambut jenazah Slamet Effendi di Ponpes Al Azhary

Keluarga Slamet Effendi Yusuf meminta jenazah dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al-Azhari.

Chandra Iswinarno
Oleh Chandra Iswinarno - Reporter
Hujan air mata sambut jenazah Slamet Effendi di Ponpes Al Azhary
jenazah Slamet disalatkan. ©2015 merdeka.com/chandra iswinarno

Hujan air mata menyambut kedatangan jenazah Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) Slamet Effendi Yusuf, Kamis (3/12) sore. Rombongan ambulans tiba pukul 17.30 WIB di Ponpes Al Azhary Desa Lesmana Ajibarang, Banyumas.

Ratusan santri dan santriwati serta warga menyambut kedatangan jenazah di sekitar komplek pesantren. Berbagai karangan bunga dari pejabat terlihat berjajar di dekat tembok Ponpes Al Azhary.

Ketika ambulans tiba di dalam Ponpes Al Azhary, tangis ratusan santri pecah. Kalimat tahmid berkumandang dengan isak tangis. Menurut rencana, jenazah mantan ketua Gerakan Pemuda Ansor ini akan dikebumikan di sisi utara Masjid Umikulsum, setelah salat isya.

Lokasi dipilih sesuai permintaan terakhir almarhum kepada keluarga, Slamet Effendi Yusuf yang meminta dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Al-Azhari.

"Tempat makamnya nanti di sebelah utara Masjid Umikultum dan sudah dipersiapkan semua termasuk sudah disepakati dengan para santri, masyarakat, dewan guru, dewan pengurus untuk dimakamkan di utara masjid," ujar sahabat almarhum, Muhammad Toha.

Slamet Effendy Yusuf diduga terkena serangan jantung saat mengikuti kegiatan di Bandung. Almarhum diduga terkena serangan jantung saat acara berlangsung. Kabar duka tersebut diketahui pihak pesantren sekitar Kamis (3/12) dini hari.

Rekomendasi