Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut berduka mendengar kabar wafatnya wakil ketua umum Nahdatul Ulama (NU), KH Slamet Effendi Yusuf. KH Slamet Effendi Yusuf meninggal dunia pada Rabu (2/12) malam.Dedi mengaku merasa sangat kehilangan, sebab pada Rabu (2/12) sekitar pukul 17.00 WIB, dia masih berbicara dengan Slamet Effendi melalui sambungan telepon."Masih terngiang di telinga saya, beliau mengatakan, 'Ded, sampean sudah bagus, sudah mampu mengerti Islam, sabar saja terhadap mereka yang belum paham," kata Dedi, menirukan perkataan KH Slamet Effendi Yusuf, di Purwakarta, Kamis (3/12).Dedi juga mendoakan agar seluruh amal kebaikan dari tokoh NU itu diterima oleh Allah SWT. "Semoga, arwah beliau ditempatkan oleh Allah SWT, di tempat yang seharusnya. Tempat, yang mulia. Aamiin," ujar Dedi.Selain itu, Dedi juga menuliskan duka cita melalui akun media sosialnya. "Innalilahi wa innaa ilahi roji'un, telah meninggal dunia Bapak KH Slamet Effendi Yusuf, tokoh NU yang karismatik, malam tadi pukul 24.00 WIB," tulis Dedi.
Bupati Purwakarta berduka cita atas meninggalnya Waketum PBNU
Menurut Dedi, Rabu sore dirinya masih berbicara dengan Almarhum melalui telepon.
Advertisement
Rekomendasi