Geger plesetan sampurasun sampai tudingan syirik di Purwakarta

Bupati Purwakarta dinilai mulai meninggalkan syariat Islam dan diduga menikahi Nyi Roro Kidul.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Geger plesetan sampurasun sampai tudingan syirik di Purwakarta
Habib Rizieq. ©kapanlagi.com

Masyarakat Sunda geram dengan pernyataan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat ceramah di Purwakarta, Jawa Barat pada Jumat (13/11) lalu. Mereka geram lantaran ketika ceramah sang habib memplesetkan salam Sunda sampurasun menjadi campur racun.Dianggap melecehkan salam tersebut, Habib Rizieq dilaporkan ke polisi oleh ormas Sunda. Dia juga didesak untuk meminta maaf atas plesetannya itu. Namun ormas Sunda yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sunda (AMS), dan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) ingin Habib Rizieq yang langsung meminta maaf, bukan diwakilkan. "Yang dituntut oleh belasan organisasi Sunda adalah permintaan maaf secara langsung oleh Habib Rizieq, bukan diwakilkan," kata Sekjen DPP AMS, Dendi Alamsyah, di markas, DPP Angkatan Muda Siliwangi (AMS) di Kota Bandung, Kamis (26/11).Terkait kisruh plesetan sampurasun tersebut, Habib Rizieq dalam tulisannya di website habibrizieq.com mengkritik Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Rizieq mengatakan, Dedi mulai meninggalkan syariat Islam dan malah melakukan perbuatan syirik."Belakangan, Dedi mulai sering meninggalkan salam syariat Islam assalaamualaikum dan diganti dengan salam adat Sunda sampurasun," tulisnya.Tak hanya melakukan perbuatan syirik, Dedi juga dituding melamar dan menikahi Ratu Pantai Selatan, Nyi Roro Kidul."Dia (Dedi) pun mengaku telah melamar Nyi Loro Kidul dan mengawininya. Selanjutnya, ia membuat Kereta Kencana yang konon katanya untuk dikendarai sang isteri, Nyi Loro Kidul," katanya.

Namun, Dedi santai menanggapi tudingan Habib Rizieq tersebut. Malah dia menganggap sudah terbiasa dihujat dan dihina seperti itu."Biasa aja, saya udah biasa dihujat seperti itu," kata Dedi, di Purwakarta, Kamis (26/11).Dia juga tidak akan mengambil langkah hukum atas tindakan pencemaran nama baiknya tersebut. "Enggak usah pakai langkah hukum, biarin aja," katanya.Dedi sangat menyayangkan pernyataan Habib Rizieq tersebut. Sebab menurutnya, Habib Rizieq merupakan ulama besar yang tak pantas mengeluarkan pernyataan seperti itu."Sangat disayangkan kalau ulama sebesar Habib Rizieq mengeluarkan pernyataan seperti itu, karena Kita tahu Habib Rizieq adalah seorang yang besar," ujar Dedi.

Rekomendasi