Fahri Hamzah dukung pembentukan Provinsi Madura

Hal ini menjadi momen pemerintah memberikan kepercayaan kepada tiap daerah dalam mengelola daerahnya masing-masing.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Fahri Hamzah dukung pembentukan Provinsi Madura
Pulau Madura. ©google.co.id/maps

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menilai pemekaran yang akan dilakukan Madura untuk menjadi provinsi yang mandiri merupakan langkah yang positif. Fahri mengapresiasi karena langkah tersebut dapat menjadi momentum bagi pemerintah pusat untuk memberikan kepercayaan kepada tiap daerah dalam mengelola daerahnya masing-masing. Selain itu, sisi positif lain yang bisa diambil, katanya adalah, dapat melatih para pejabat publik di semua tingkatan agar lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sumber daya yang ada."Kalau ada orang yang berpikir Indonesia mau desentralisasi susah, percaya pada kapasitas lokal, saat ini Indonesia percayakan tiap desa pegang uang satu miliar, itu adalah bentuk kemauan kita untuk mengajarkan pemerintah pada semua tingkatan itu bisa mengelola uang masuk dan uang keluar," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/11).Lanjutnya, dengan pemekaran daerah tersebut, kata Fahri dapat memberikan tanggung jawab kepada masyarakat tidak hanya dalam mengelola anggaran, tapi juga agar masyarakat lebih tahu daerahnya masing-masing serta menjaga segala sumber daya alam semisal hutan dan sungai dari kerusakan."Nah ini harus diberikan tanggung jawab pada masyarakat, eh kau berhubungan dengan sungai ada pajaknya, serahkan pada daerah biar mereka yang kelola, dan tidak akan banyak itu kecil saja tapi itu cukup memberikan rasa tanggung jawab pada semua oleh semua orang bahwa sungai kita harus jaga sungai harus jaga semua alam harus dijaga," imbuhnya.Sehingga, bila tiap daerah telah mandiri, Politisi PKS ini menambahkan peran dari Pemerintah pusat akan semakin mudah. Peran pemerintah hanya sebagai pengelola jaringan potensi dan pemberi kebebasan tiap daerah untuk mandiri bukan lagi memberi komando."Pusat harus memusatkan dan mengembangkan diri sebagai negara jaringan. Kita adalah jaringan pengelola potensi yang ada dalam tubuh bangsa ini bukan pemberi komando, bukan ekonomi komando gak ada lagi komando-komando," tegasnya kepada wartawan.Sebelumnya, Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M) mendeklarasikan rencana Provinsi Madura dan akan memperjuangkan agar disetujui pemerintah pusat.

Rekomendasi