Volume sampah asal Jakarta di Bantargebang berkurang 50 persen

Berkurangnya volume sampah dari Jakarta karena aksi penghadangan warga Cileungsi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka- Reporter
Volume sampah asal Jakarta di Bantargebang berkurang 50 persen
Truk sampah DKI Jakarta terlantar. ©2015 merdeka.com/imam buhori

PT Godang Tua Jaya selaku pengelola tempat pengolahan sampah terpadu di Bantargebang, Bekasi, mencatat penurunan volume sampah dari DKI Jakarta hingga 50 persen akibat aksi penghadangan truk sampah di Cileungsi, Bogor."Pada Senin (2/11), volume sampah yang kita hitung di TPST Bantargebang, ada pengurangan yang cukup signifikan akibat adanya penghadangan truk sampah DKI oleh warga di Cileungsi," kata Direktur Operasional Godang Tua Jaya Douglas Manurung di Bekasi, Selasa (4/11).Menurut dia, sampah yang diterima pihaknya pada saat itu hanya 2.718 ton dari volume pembuangan sampah pada hari normal mencapai 6.000 ton."Penurunannya lebih dari 50 persen akibat dampak penghadangan truk sampah," katanya kepada Antara.Ratusan warga Cileungsi bersama dengan LSM dan organisasi masyarakat Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terus melakukan aksi penghadangan truk sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melintas di jalan utama wilayah itu.Tercatat sedikitnya 50 dump truck yang melintas dihadang warga sejak pagi hingga sore hari sebagai bentuk protes atas bau yang tidak sedap, kotor, dan muatan sampah yang pada truk tersebut yang mengganggu warga.

Rekomendasi