Malam ini Kabareskrim Komjen Pol Anang Iskandar dipanggil Pansus Angket Pelindo II DPR guna dimintai keterangannya. Anang dicecar berbagai pertanyaan mulai dari pergantian Kabareskrim secara tiba-tiba dan proses penyidikan dan penyelidikan Polri terhadap kasus Pelindo II. Saat ditanya mengapa ketika Komjen Budi Waseso yang menangani kasus ini, hasilnya sangat ramai sekali. Sedangkan ketika kasus ditangani Komjen Anang, jadinya sepi. Kemudian Anang ditanya, apa bedanya penangan kasus antara dirinya dengan Budi Waseso."Kalau ditanya apa bedanya, saya tidak memikirkan apa bedanya. Yang jelas proses penanganan kasus ini saya yakin sesuai dengan langkah yang ditetapkan," kata Anan di ruang rapat Pansus Pelindo, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/10). Bahkan Anang juga bercerita tak tahu menahu mengapa tiba-tiba dirinya ditunjuk menjadi Kabareskrim. Namun dia tetap menerima jabatan itu sebagai bentuk perintah yang harus dilakukan."Saya jadi Kabareskrim juga tidak mimpi. Ketika pulang kunjungan kerja, saya kaget tahu-tahu ditunjuk sebagai Kabareskrim. Intinya saya tidak tahu. Pulang-pulang kemudian mendapat amanah sebagai Kabareskrim. Memang banyak pertanyaan tapi saya tidak menyangka juga jadi kepada Kabareskrim," tuturnya.
Giliran Kabareskrim Komjen Anang dicecar Pansus Pelindo
Anang diminta menjelaskan perkembangan penanganan kasus korupsi di PT Pelindo II yang ditangani Kabareskrim.
Rekomendasi