Mucikari 'ayam kampus' di Pekanbaru terima orderan sampai Jakarta

Anak asuh DN ini memang katanya banyak diincar pria hidung belang. Selain paras cantik, juga bodi bagus dan masih belia.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Mucikari 'ayam kampus' di Pekanbaru terima orderan sampai Jakarta
Mucikari ayam kampus ditangkap. ©2015 merdeka.com/abdullah sani

Jaringan prostitusi online yang melibatkan mahasiswi di Pekanbaru, Riau akhirnya terbongkar. DN (24) menjadi mucikari bagi ratusan 'ayam kampus' ditangkap saat sedang transaksi di Hotel Grand Elite, Jalan Riau Kota Pekanbaru, Sabtu (3/10).DN tidak sendirian, polisi juga menangkap empat wanita yang dijadikan PSK dan sudah di-booking pelanggan."Selain DN, kita juga mengamankan empat wanita lain berinisial SA, HN, DA dan AQ. Mereka kita periksa sebagai saksi. Sedangkan DN kita amankan untuk proses pengembangan sebagai tersangka," kata Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Bimo Aryanto, Senin (5/10).Hotel Grand Elite memang menyajikan tempat hiburan malam atau room karaoke dan sebuah lounge, serta hotel dengan harga yang cukup mahal bagi kalangan menengah.Sudah dua tahun DN menjadi mucikari. Ratusan anak buahnya merupakan mahasiswi yang tersebar di kampus Pekanbaru, ada yang dari perguruan tinggi swasta juga negeri.Dalam menjajakan para PSK, DN tidak hanya beroperasi di Pekanbaru. Dia juga melayani orderan dari luar kota dan pulau, dari Batam hingga Jakarta.

Teknisnya begini, ketika pelanggan sudah deal harga, DN lantas memberangkatkan 'ayam kampus' itu ke kota tujuan. Jika pelanggan dari Jakarta, ya langsung diterbangkan. Semua biaya perjalanan ditanggung DN."Mereka main di hotel-hotel. Pelanggan memesan via online. Pemesannya ada di Pekanbaru, ada juga luar kota seperti Batam dan Jakarta," papar Bimo.Untuk tarif 'ayam kampus' memang bervariasi, semua tergantung kemampuan pelanggan menawar. Tetapi memang DN memberi kisaran harga untuk short time di kisaran Rp 2,5 juta, sedangkan long time bisa mencapai Rp 8 juta.Anak asuh DN ini memang katanya paling banyak diincar pria hidung belang. Selain rata-rata memiliki paras cantik, juga bodi bagus dan masih belia."Usia mahasiswinya 20 tahun hingga 25 tahun. DN biasanya memperlihatkan foto, kalau minat langsung booking," beber Bimo.


Selama dua tahun bisnis prostitusi online, DN menjajakan mahasiswi ini melalui Whatsapp, Path dan Blackberry Messenger.Tidak hanya ditangkap terkait kasus prostitusi online, dalam pemeriksaan juga terbukti DN mengonsumsi narkoba. Fakta ini terungkap saat dia menjalani tes urine."Dia menggunakan narkoba jenis pil ineks terakhir pada Jumat (2/10) kemarin, katanya untuk dugem," jelas Bimo.Polisi pasti terus mengembangkan penangkapan ini. Rencananya satu per satu mahasiswi jualan DN ini akan diperiksa.Sementara atas perbuatannya, DN dijerat dengan Undang-Undang nomor 21 tahun 2007 Pasal 12 tentang Perdagangan Manusia, dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Rekomendasi