Malaysia kembali menjadi sorotan publik tanah air. Hal ini tak lepas dari keputusan panitia dengan memasukkan instrumen musik tradisional sebagai bentuk promosi kejuaraan tenis dunia bertajuk Malaysia Open 2015.Dalam promosinya, baik Asosiasi Tenis Profesional (The Association of Tennis Professionals/ATP) maupun panitia lokal memajang foto dua petenis dengan memainkan gamelan. Kejadian ini menimbulkan berbagai reaksi negatif dari publik di Indonesia.Kontroversi kian memuncak ketika Instragram ATP, atpworldtour salah memasukkan caption. Mereka menyebut gamelan merupakan alat musik tradisional dari Malaysia saat pertama kali diunggah pada Selasa (29/9) kemarin."Now playing: @grigordimitrov and David Ferrer try out a #Malaysian musical instrument in #kualalumpur (Saat ini bermain: @grigordimitrov dan David Ferrer mencoba alat musik #Malaysia di #kualalumpur)," demikian dikutip dari situs siakapkeli.my, Rabu (30/9).Setelah 12 jam foto diunggah, penggemar tenis asal Indonesia menyadari ada kesalahan pada keterangan yang ditulis. Sejumlah akun meminta atp segera merevisinya. Setelah mendapatkan komentar negatif, akun tersebut langsung memperbaiki kalimatnya."Now playing: @grigordimitrov and David Ferrer try out a musical instrument in #kualalumpur (Saat ini bermain: @grigordimitrov dan David Ferrer mencoba alat musik di #kualalumpur). #ATP #tennis #Dimitrov #Ferrer." Hal yang sama juga mereka lakukan pada akun resminya.
Anehnya, dalam foto tersebut gamelan tidak dimainkan dengan busana Jawa maupun Bali. Para pemain yang mendampingin dua petenis tersebut memakai baju adat Malaysia.Berbeda dengan ATP, situs resmi Malaysia Open tidak memasukkan kata Malaysia pada foto yang sama. Pada gambar yang dipasang di halaman depan diberi judul 'David Ferrer & Grigor Dimitrov bermain "gamelan" di stadion."Untuk diketahui, gamelan adalah musik tradisional yang dikembangkan di Jawa dan Bali. Alat musik ini didominasi instrumen perkusi. Instrumen yang paling umum digunakan adalah metalofon yang diketuk dengan palu dan satu set drum disebut kendhang. Instrumen lainnya termasuk xylophone, seruling bambu, rebab, dan sinden.