Polisi tak boleh cuek bebek saat masyarakat lapor

Sejatinya tugas polisi adalah sebagai pengayom dan memberikan pelayanan masyarakat.

Dede Rosyadi
Oleh Dede Rosyadi - Reporter
Polisi tak boleh cuek bebek saat masyarakat lapor
Ilustrasi Polisi Lalu Lintas. ©2015 Merdeka.com

Sejatinya tugas polisi adalah sebagai pengayom dan memberikan pelayanan masyarakat. Namun masih saja ada polisi yang mengabaikan tugasnya tersebut. Citra polisi tercoreng, sebab mengabaikan laporan masyarakat.Salah satu contohnya ada warga melaporkan kecelakaan tunggal kondisi korban sekarat, polisi malah asik makan dan santai. Kecelakaan itu terjadi di bawah jalan Tol Wiyoto Wiyono, Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (1/9) malam. Korban yang mengendarai motor menabrak separator busway hingga tergeletak tak berdaya dengan luka berceceran darah di sekujur tubuhnya. Warga segera melaporkan kejadian kecelakaan itu, namun tidak ditanggapi polisi. Polisi yang sedang berjaga tak jauh dari lokasi malah asyik makan dan duduk-duduk tanpa menghiraukan laporan warga.Salah satu saksi mata sekaligus pelapor, Ardan menjelaskan, ketika korban terjatuh dengan berceceran darah dari wajahnya, tak satu pun petugas polisi datang untuk menolong. Padahal dia sudah melapor ke pos polisi terdekat.Saksi lainnya yang turut melapor yakni Rina (35). Dia sempat kesal dengan polisi karena laporannya juga tak digubris. "Saya sudah lapor polisi. Sudah marah-marah juga. Pas lapor, polisi nya lagi makan. Sebelumnya si mas (Ardan) ini juga sudah lapor, tapi polisinya lagi duduk-duduk gitu. Nah saya balik lagi tuh ke pos, saya marah-marah di sana. Eh malah nggak ke sini juga polisinya," papar Rina dengan raut wajah kesal.

Namun Kasatlantas Jakarta Utara, AKBP Sudarmanto sempat membantah pemberitaan mengenai ketidakpedulian anggota kepolisian terhadap laporan kecelakaan. Dirinya mengatakan, personelnya langsung menuju ke lokasi kejadian. Namun saat mereka tiba, menurut kesaksian pengendara yang melihat kejadian, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit untuk diberikan penanganan. "Dia out of control. Dia keliru karena masuk jalur busway dan dengan kecepatan tinggi. Namun itu semua sudah selesai. Kami juga sudah memeriksa kelengkapan berkendaranya, dan semua lengkap. Untuk saat ini, kondisi korban sudah baik, lecet-lecet aja," katanya.Kasus serupa pernah terjadi pada Rabu (10/6) silam. Seorang pemuda, Diki Septerian berkeluh kesah di Facebook mengenai pelayanan buruk polisi di Pos Pantau Tanah Merdeka, Jakarta Utara atas kejadian penodongan yang dia lihat. Di akun Facebook-nya Diki menulis ada perampokan di tengah jalan saat siang bolong.Saat Diki melaporkan ke pos polisi terdekat jawaban polisi malah mengecewakan. Berikut tulisan Diki:"Baik Pak, silahkan bapak lapor ke Polsek Marunda (atau polres saya lupa), bapak bantu dengan gambar." Jawab Polisi itu. "Loh? Bukannya Bapak saja yang mengecek ke lokasi!?" Seru teman yang tidak bisa mengerti alur pikir polisi itu. "Tidak bisa, saya jaga sini."

Begitu saja. Kami pergi, menitipkan pesan ke korban, Bapak saja yang melapor ke polsek. Bukan tidak ingin membantu lebih, tapi di saat itu ada polisi lain yang sedang asik duduk gesar-geser layar hpnya. Dan, ternyata di balik pos ada 2-3 polisi lain yang juga sedang duduk-duduk. (Maafkan Pak Polisi, kami punya janji yang harus kami tunaikan. Maafkan kami juga yang gagal paham dengan prosedur yang bapak sampaikan).Usai ramai dibahas di FB, Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Susetio Cahyadi, baru bertindak dan langsung memberikan sanksi pada tujuh anak buahnya yang dinilai lalai menindaklanjuti laporan warga. "Hasil sementara diketahui bahwa mereka lalai menjalankan tugasnya," ucap Susetio.Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal meminta kepada masyarakat agar melaporkan polisi yang enggan menjalankan tugasnya dengan melaporkan ke Propam."Jadi bila ada polisi sedemikian, langsung laporkan dan diingat namanya," pinta Iqbal.Iqbal meminta agar masyarakat tidak takut untuk melaporkan kejadian serupa. Dengan laporan itu, petugas Propam akan menindaklanjutinya dengan memanggil polisi yang dianggap tidak becus bekerja."Nanti kalau ada laporan kita akan telusuri, yang pasti tugas kepolisian adalah untuk masyarakat," tegasnya.

Rekomendasi