Ijazah profesi ditahan, dokter-dokter muda di Makassar gelar aksi

Ijazah profesi ditahan sebelum sarjana kedokteran mengikuti & lulus ujian kompetensi.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Ijazah profesi ditahan, dokter-dokter muda di Makassar gelar aksi
Demo dokter muda di Makassar. ©2015 merdeka.com/mappesona

Dokter-dokter muda di Makassar yang tergabung dalam Persatuan Dokter Muda Indonesia (PDMI) berunjuk rasa di fly over, Jumat, (28/8). Para sarjana Fakultas Kedokteran dari berbagai Perguruan Tinggi ini meminta agar ijazah profesinya segera dikeluarkan.Sebab, ijazah profesinya ditahan oleh kampus masing-masing buah dari keluarnya surat edaran Kemenristek Dikti tertanggal 8 Juli 2014 lalu. Ketentuan dalam surat edaran itu bahwa ijazah profesi tidak akan dikeluarkan sebelum sarjana kedokteran bersangkutan mengikuti dan lulus ujian kompetensi yang ditandai adanya sertifikat kompetensi.Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), Harlan menjelaskan, tidak semua sarjana kedokteran itu hendak terjun ke masyarakat.Masing-masing punya agenda berbeda untuk masa depannya seperti ingin lanjutkan pendidikannya ke jenjang S2, mendaftar dosen atau mendaftar Dokter Kepolisian (Dokpol)."Sementara tempat-tempat itu rata-rata mau menerima kita kalau mendaftar dilengkapi ijazah profesi bukan sekadar Ijazah S1," kata Harlan.Dia menambahkan, kendalanya adalah ijazah profesi itu baru dikeluarkan jika telah ikut ujian kompetensi, lulus dan mengantongi sertifikat kompetensi. Sementara, uji kompetensi itu digelar satu kali sebulan.Jika tidak lulus maka harus menunggu lagi tiga bulan berikutnya. Maka waktu akan banyak terbuang sia-sia alias menganggur, tidak bisa mendaftar ke tempat yang diinginkan jika ijazah profesi belum dipegang."Kita tidak menolak uji kompetensi karena memang itu penting. Yang dipersoalkan adalah kenapa ijazah profesi mesti ditahan. Maka kita tuntut pihak Kemenristek Dikti untuk segera mencabut surat edaran tersebut," tandas koordinator aksi ini.Dia mencontohkan, dirinya sudah Yudisium sejak Februari 2015 lalu tapi ijazah profesinya masih tertahan. Menurutnya, di Makassar ada sekitar 350 dokter-dokter muda yang bernasib serupa. Di antaranya ada dari Unhas, Unismuh Muhammadiyah dan Universitas Muslim Indonesia (UMI).Lanjutnya, aksi mereka ini adalah untuk memperkuat gerakan dokter-dokter muda di Jakarta yang juga tergabung dalam Persatuan Dokter Muda Indonesia (PDMI) Sulsel yang telah berunjuk rasa sebelumnya. Disusul dokter muda di Manado, Sulawesi Utara.Aksi para dokter muda ini diisi dengan pembagian lembar pernyataan sikap dan bunga-bunga Krissan ke para pengendara yang melintas. Selanjutnya, aksi damai pengunjuk rasa yang lengkap dengan jas putihnya ini sampaikan aspirasinya ke DPRD Sulsel.

Rekomendasi