Ekonomi melemah, Jokowi minta PBNU tenangkan warganya

"Saya harap warga NU terus kerja keras, yang petani yang dagang meningkatkan kerjanya," kata Said.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Ekonomi melemah, Jokowi minta PBNU tenangkan warganya
Ketua PBNU Said Aqil Siradj. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. Dalam pertemuan itu, Jokowi, sapaannya, juga meminta PBNU turut serta membangun optimisme warga menyikapi kondisi ekonomi Tanah Air yang tengah melemah. Jokowi memastikan lemahnya perekonomian saat ini imbas merosotnya nilai tukar rupiah karena disebabkan pengaruh ekonomi global."Saya diminta untuk menenangkan masyarakat nahdliyin karena ekonomi yang sedang melemah. Untuk memberikan pemahaman kepada mereka, karena ini faktor ekonomi global," kata Said Aqil usai bertemu Jokowi di Istana, Jakarta, Kamis (27/8).Menyikapi permintaan itu, Said menegaskan, saat ini masyarakat menumbuhkan rasa dan sikap optimisme perekonomian negara akan kembali bangkit. Apalagi, pemerintah akan berusaha keras dalam sebulan dua bulan ini agar ekonomi tumbuh."Saya hanya mengharapkan kepada warga NU agar terus kerja keras, yang petani yang dagang meningkatkan kerjanya. Insya Alalh tak kurang pangan dan bahan pokok. Sehingga Presiden akan mempertahankan harga bahan pokok dan BBM tak akan naik. Kita diminta agar memberikan pencerahan," jelas Said.

Rekomendasi