Parahnya kerusakan hutan lindung di Sulut akibat tambang ilegal

Demi membuat kamp & akses menuju pertambangan, perusahaan ilegal tersebut nekat merusak hutan yang harusnya dilindungi.

Nanda Farikh Ibrahim
Parahnya kerusakan hutan lindung di Sulut akibat tambang ilegal
Seorang pria berjalan di antara pepohonan yang sudah ditebang dan diambil kayunya di sebuah kawasan hutan lindung di Sulawesi Utara, Jumat (21/8). Perusakan hutan lindung ini diduga dilakukan oleh pihak PT Sanmas guna keperluan pembangunan kamp serta untuk membuka jalan sebagai akses masuk ke lokasi tambang. ©2015 merdeka.com/Tomy Lasut
1 dari 6 halaman
Parahnya kerusakan hutan lindung di Sulut akibat tambang ilegal
Beberapa hasil olahan kayu tergelatak di antara pepohonan yang sudah ditebangi. ©2015 merdeka.com/Tomy Lasut
2 dari 6 halaman
Parahnya kerusakan hutan lindung di Sulut akibat tambang ilegal
Keberadaan PT Sanmas yang merupakan perusahaan tambang emas ini memang sedang menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Hal ini dikarenakan beredarnya Surat Penugasan (Sprint) dari pihak Polda Sulut untuk mengamankan perusahaan yang diduga kuat ilegal tersebut. ©2015 merdeka.com/Tomy Lasut
3 dari 6 halaman
Parahnya kerusakan hutan lindung di Sulut akibat tambang ilegal
Beberapa hasil olahan kayu tergelatak di antara pepohonan yang sudah ditebangi. ©2015 merdeka.com/Tomy Lasut
4 dari 6 halaman
Parahnya kerusakan hutan lindung di Sulut akibat tambang ilegal
Beberapa hasil olahan kayu tergelatak di antara pepohonan yang sudah ditebangi. ©2015 merdeka.com/Tomy Lasut
5 dari 6 halaman
Parahnya kerusakan hutan lindung di Sulut akibat tambang ilegal
Dua truk tampak terparkir di di antara pepohonan yang sudah ditebangi. ©2015 merdeka.com/Tomy Lasut
6 dari 6 halaman
Parahnya kerusakan hutan lindung di Sulut akibat tambang ilegal
Sebuah truk terparkir di antara pepohonan yang sudah ditebangi. ©2015 merdeka.com/Tomy Lasut
Rekomendasi