Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Badrodin Haiti mengatakan penyidik Polri akan memanggil Bambang Widjojanto usai lebaran nanti. Di sisi lain, Badrodin juga mengkhawatirkan akan adanya praperadilan berikutnya oleh Bambang."Mudah mudahan bisa jadi abis lebaran, kita tunggu waktu, takutnya nanti dia praperadilan lagi. Saya khawatir karena ini (praperadilan) maju mundur, takutnya dia maju lagi," ujar Badrodin di Mabes Polri, Jaksel, Selasa (23/6).Sebelum melakukan pemanggilan terhadap BW tentunya pihak penyidik akan mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Apalagi kata Kapolri, saat ini sedang menjalani ibadah puasa."Kan kita puasa ini harus banyak amal ibadah, jangan menyakiti orang, kalau kita melihat aib seseorang harusnya kita tutupi. Enggak perlu ceritakan ke media lain, tapi kan media sebaliknya, ini kan mengurangi nilai bulan puasa," tutur Badrodin sambil tertawa.Saat ditanya apakah ada bargaining antara Polri dan BW, Kapolri menegaskan tidak ada. Menurutnya, ketika tersangka sudah masuk ke tahap P21 maka tidak ada tawar menawar."Enggak ada, bagaimana mungkin di bargaining kalau sudah P21. Kewajiban kita itu menyerahkan, itu saja, enggak ada lagi bargaining, apa yang mau dibargaining, prosedurnya seperti itu kok, sudah jelas," tutup Kapolri.Sebelumnya, BW ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan menyuruh saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi 2010. Polisi juga menetapkan rekan Bambang bernama Zulfahmi sebagai tersangka.
Kapolri sebut Bambang Widjojanto akan diperiksa lagi setelah lebaran
Namun Kapolri khawatir Bambang akan kembali mengajukan praperadilan setelah sebelumnya dicabut.
Rekomendasi