Bentrok TNI AU vs Kopassus, ini kata Panglima TNI Moeldoko

Pascakeributan itu, semua prajurit dilarang bepergian ke tempat hiburan seperti karaoke dan diskotek.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Bentrok TNI AU vs Kopassus, ini kata Panglima TNI Moeldoko
Panglima TNI Moeldoko. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Anggota TNI Angkatan Udara terlibat perkelahian dengan beberapa anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan di sebuah kafe di daerah Sukoharjo. Peristiwa itu mengakibatkan Serma Zulkifli (39), anggota Bintara Sarban Dislog Derma Mabes AU, tewas dan sejumlah prajurit terluka.Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan prajurit yang terlibat perkelahian tersebut akan dikenakan sanksi. Dirinya tak akan memberikan ampunan terhadap prajurit yang terlibat perkelahian tersebut."Itu persoalan oknum pokoknya intinya tindak tegas enggak ada cerita," kata Moeldoko usai raker dengan Komisi I di Gedung DPR, Jakarta, Senin (8/6).Seperti diketahui, Komandan Denpom Kodam IV/Diponegoro, Kolonel CPM Arief Wibowo Djadi, menyebut ada indikasi anggota TNI terlibat pertengkaran di Karaoke Bima, Solo Baru, karena sedang di bawah pengaruh minuman beralkohol."Kejadian di Sukoharjo itu ada indikasi pengaruh alkohol. Kami masih memeriksa barang bukti di CCTV," ujar Arief saat ditemui wartawan di Mako Denpom IV/4 Surakarta, Jumat (5/6) kemarin.Meski demikian, Arief mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dia mengemukakan tengah melakukan penyelidikan dengan membentuk tim dari Denpom Solo sebanyak 20 orang. Arief tidak menampik kemungkinan jumlah tersangka bertambah, seiring hasil pemeriksaan. Terkait motif perkelahian, dia mengaku belum ada perkembangan.

Rekomendasi