Pembunuh pelajar saat tawuran ditangkap ketika mau kabur ke Sulawesi

Tersangka diringkus saat tengah akan naik kapal ke Sulawesi pada Minggu sekitar pukul 15.30 WIB.

Mitra Ramadhan
Oleh Mitra Ramadhan - Reporter
Pembunuh pelajar saat tawuran ditangkap ketika mau kabur ke Sulawesi
korban tawuran smk di tangerang. ©2015 merdeka.com/mitra ramadhan

Tersangka pembunuhan pelajar berhasil diringkus petugas Polres Metro Tangerang dan Polsek Tangerang (Benteng) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, kemarin. Menurut Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto, tersangka berinisial STRD (18) diringkus saat tengah akan naik kapal ke Sulawesi pada Minggu sekitar pukul 15.30 WIB.Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh AKP Priyatno. Menurut Kapolres, tersangka akan dibawa ke Polres Metro Tangerang untuk diperiksa dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kini tim Resmob yang meringkus tersangka masih dalam perjalanan dari Surabaya menuju Tangerang. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo mengatakan, saat ditangkap pelaku sedang bersama keluarga."Dia bersama keluarga, mau nyeberang ke Sulawesi. Petugas langsung menangkapnya tanpa perlawanan sekitar pukul 15.30 WIB," katanya.Ditanya apakah pelaku akan melarikan diri ke Sulawesi, Kasat menduga demikian. Namun pihaknya masih harus melakukan pemeriksaan lebih jauh."Sepertinya demikian. Tapi kita belum periksa, karena tersangkanya masih dalam perjalanan dibawa ke sini," jelasnya.Dia pun belum bisa menjelaskan terkait kronologi penusukkan yang dilakukan tersangka terhadap siswa SMK PGRI 2 Kota Tangerang, Ahmad Arifin (16) hingga tewas saat tawuran beberapa waktu lalu."Kita belum bisa beberkan lebih dalam. Tunggu dulu sampai tersangkanya kita periksa," papar Kasat.Sebelumnya, tawuran antar yang terjadi di taman depan Samsat Cikokol, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, pada 6 April 2015, menyebabkan tewasnya siswa kelas XI SMK PGRI 2 bernama Ahmad Arifin. Dia ditusuk di bagian wajahnya dengan samurai. Korban sempat dibawa ke RSU Kota Tangerang untuk diberikan pertolongan, namun dia tewas dengan kondisi samurai masih menancap di wajahnya.

Rekomendasi