Anak buah bos Sentul City, Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng yakni Robin Zulkarnain membenarkan adanya pertemuan dengan hakim Timur Manurung. Bahkan pertemuan itu sudah dilakukan sebanyak dua kali guna membahas perizinan alih fungsi hutan lindung di Bogor, Jawa Barat."(Benar) Ada pertemuan di Hotel Sultan, Pak Cahyadi dengan Timur Manurung," kata Robin saat bersaksi untuk terdakwa Cahyadi Kumala di Pengadilan Tipikor Jakarta Rabu (25/3).Untuk pertemuan yang pertama, Robin mengaku lupa. Sementara pertemuan kedua, lanjut dia, berlangsung di restoran Jepang, Hotel Sultan, Jakarta pada tanggal 11 September 2014 lalu.Lebih lanjut, Robin mengungkapkan pertemuan itu dilakukan saat bosnya belum menyandang status tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, dia mengaku tidak paham inti pertemuan tersebut."Beliau teman lama pak Cahyadi, jadi sudah temen lama. Sebelum beliau di MA juga sudah berteman," ujarnya.Robin mengklaim pertemuan itu dilatarbelakangi adanya hubungan yang erat antara Cahyadi dan Timur. Bahkan, pertemuan itu dibalut dengan minum anggur (wine) bersama."Kebetulan mereka teman seiman, teman satu gereja. Mereka memang suka minum wine. Kalau pertemuan minum wine saja. Setelah itu Pak Cahyadi ditangkap, tidak ada lagi (pertemuan dengan Timur)," terang Robin.Diketahui, Timur Manurung pernah diperiksa KPK terkait penyidikan Cahyadi. Belakangan KY tengah menyelidiki adanya pelanggaran kode etik hakim yang dilakukan Timur Manurung terkait pertemuan yang diadakan ketika Cahyadi telah menyandang status saksi tersebut.Bos Sentul City ini dijerat dengan dua dakwaan, yakni menyuap Rachmat Yasin dan menghalangi penyidikan KPK.
Bos Sentul City & Hakim Timur bahas izin hutan Bogor sambil ngewine
Bos Sentul City ini dijerat dengan dua dakwaan, yakni menyuap Rachmat Yasin dan menghalangi penyidikan KPK.
Rekomendasi