Sadis, anak tega sandera dan akan gorok ayah kandung yang lumpuh

Penyanderaan yang dilakukan Misnawi ini, terjadi sejak sekitar pukul 05.00 WIB.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sadis, anak tega sandera dan akan gorok ayah kandung yang lumpuh
Pisau ancam. ©shutterstocks

Misnawai (38) warga Pamekasan tega menyandera ayah kandungnya tanpa alasan yang jelas. Misnawi menyandera ayahnya Sunato (85) dengan menempatkan kepala di atas pahanya, layaknya seperti hendak disembelih dengan tangan kanan memegang pisau.Pihak keluarga korban langsung melaporkan kejadian itu lima jam kemudian, karena pelaku tidak bersedia melepaskan ayahnya.Kepolisian Resor Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menerjunkan satu pleton pasukan bersenjata lengkap ke lokasi penyanderaan di Dusun Demmabuh, Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Pamekasan."Pasukan kami telah tiba di lokasi tapi masih kami tahan, dan kami masih melakukan upaya negosiasi dengan pelaku," kata Kapolres AKBP Sugeng Muntaha, Kamis (12/2) sore, seperti dilansir Antara.Kapolres juga mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab penyanderaan tersebut. Penyanderaan yang dilakukan Misnawi ini menurut kerabatnya, terjadi sejak sekitar pukul 05.00 WIB.Sinato ayah Misnawi itu sebenarnya telah lama menderita lumpuh dan tidak kunjung sembuh. "Saya tidak mengerti maksudnya apa," kata salah seorang keluarga Sinato, Ach Bakir di lokasi kejadian.Saat ini Kapolres Pamekasan AKBP Sugeng Muntaha memimpin langsung upaya pembebasan penyanderaan yang dilakukan pria bernama Misnawi terhadap ayahnya Sunato itu.Kapolres mengumpulkan beberapa orang keluarga dan kerabat dekat Misnawi, guna mengetahui penyebab dan keinginan pelaku hingga tega melakukan penyanderaan kepada ayahnya sendiri itu.Sementara, aksi penyanderaan yang dilakukan Misnawi terhadap ayah kandungnya sendiri itu menjadi tontotan warga. Ratusan orang dari tetangga dan kerabat Sunato datang ke sekitar lokasi penyanderaan dan beberapa orang perempuan nampak meneteskan air mata."Mohon bapak-bapak dan ibu-ibu tenang dulu, kami masih berupaya membebaskan bapak ini," pinta kapolres.

Rekomendasi