Wapres berharap umat Islam Indonesia jadi contoh muslim di dunia

"Hanya kita yang bisa menjaga keutuhan negara kepentingan nasional, padahal terbanyak umat Islam-nya.," ujar Wapres JK.

Kresna
Oleh Kresna - Reporter
Wapres berharap umat Islam Indonesia jadi contoh muslim di dunia
Jusuf Kalla hadiri acara NU. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menghadiri sekaligus membuka Kongres Umat Islam Indonesia VI yang di Pagelaran Keraton Yogyakarta, Senin (9/2). Dalam pembukaan tersebut turut hadir ketua MUI Din Syamsudin, Buya Syafii Maarif, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan sejumlah perwakilan ormas Islam serta kesultanan se-nusantara.Dalam kesempatan tersebut JK menyampaikan umat Islam di Indonesia harus menjadi contoh bagi umat-umat Islam di negara lainnya. Hal ini karena, sebagai negara dengan jumlah penganut Islam terbesar, Indonesia memiliki potensi besar dalam peranan penataan dunia."Hanya kita yang bisa menjaga keutuhan negara kepentingan nasional, padahal terbanyak umat Islam-nya. Kita lihat apa yang terjadi Pakistan, Libya, Irak, Iran, Mesir, dan lainnya, semuanya kisruh. Karena itu bangsa besar ini harus menjadi pelopor pemikiran. Kita perlu menjadi referensi pemikiran Islam yang moderat, Islam jalan tengah," katanya dalam sambutan.Sementara itu Ketua MUI Din Syamsudin dalam sambutannya menjelaskan KUI (Kongres Umat Islam) sudah dimulai sejak tahun 1938. Dalam kongres pertama tersebut dikukuhkan Majelis Islam Akhlask Indonesia. Selanjutnya pada tahun 1945 kongres ke-II di gelar di Yogyakarta dan melahirkan partai Masyumi (Majelis Syuro Muslimin) sebagai satu-satunya partai Islam pada waktu itu."Yogyakarta ini memiliki nilai historis bagi KUI, karena KUI kedua yang diselenggarakan di sini pada tahun 45, beberapa bulan setelah kemerdekaan, melahirkan Masyumi, satu-satunya partai Islam. Itu lahir sebagai upaya perjuangan mempertahankan Indonesia di awal kemerdekaan," ujarnya.Dia mengungkapkan alasan itulah yang juga akhirnya membuat panitia memutuskan KUI kembali di gelar di Yogyakarta.
"Kasultanan Yogyakarta juga salah satu Kasultanan Islam. Ini juga alasan kenapa Yogyakarta dipilih menjadi lokasi kongres ke VI Umat Islam Indonesia," pungkasnya.Rencananya KUI akan digelar hingga 11 Februari mendatang di Hotel Ina Garuda, Yogyakarta. Presiden RI, Joko Widodo rencananya diagendakan untuk menutup kongres tersebut.

Rekomendasi