Jenazah pramugari AirAsia dimakamkan di TPU Desa Sariwangi Bandung

Lokasi itu tak begitu jauh atau berjarak 300 meter dari kediamannya.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Jenazah pramugari AirAsia dimakamkan di TPU Desa Sariwangi Bandung
Pemakaman kepala pramugari AirAsia. ©2015 Merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Tak lama usai Tim Disaster Victim Identification (DVI) mengidentifikasi jasad kepala pramugari Wanti Setiawati, korban AirAsia QZ8501 ini langsung diterbangkan ke Bandung. Senin (26/1) ini pramugari berusia 30 tahun itu langsung dikebumikan di TPU Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat (KBB).Lokasi itu tak begitu jauh atau berjarak 300 meter dari kediamannya di Perumahan Sariwangi Asri Kampung Lembur Tengah RT 04 RW 05 Desa Sariwangi Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB)Wanti tiba di Bandara Husein Sastranegara Bandung pukul 17.40 WIB. Di Bandara tersebut Wanti disambut teman satu profesinya dari maskapai AirAsia. Suasana haru menyelimuti kehadiran Wanti yang terakhir kalinya 'terbang' menggunakan AirAsia.Kemudian jasad langsung diboyong ke rumahnya. Setelah 'pulang' ke rumah orang tuanya kemudian Wanti disalatkan di Masjid Jami Al-Hikmah yang lokasinya berada di depan pemakaman.Lantunan takbir terucap dari mulut saudara dan kerabat yang datang. Usai disalatkan Wanti kemudian dimakamkan. Ratusan orang mengantarkan Wanti ke tempat peristirahatan terakhir.Wanti meninggal dunia dalam tugasnya saat pesawat AirAsia QZ8501 terjatuh di Selat Karimata, pada Minggu 28 Desember 2015 lalu. Jenazah Wanti baru teridentifikasi hari ini melalui primer gigi.

Rekomendasi